Pemerintah Aktifkan Lagi 300.000 Posyandu, Perluas Layanan Kesehatan

Admin

JAKARTA, Cendana News – Pemerintah akan mengaktifkan kembali sekitar 300.000 Posyandu di seluruh Indonesia, untuk memperluas layanan kesehatan primer kepada masyarakat.

Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin mengatakan langkah tersebut ditempuh karena fasilitas pelayanan kesehatan yang tersedia saat ini jumlahnya masih sangat terbatas.

Dia mengakui, sulit bagi pemerintah pusat maupun daerah untuk memberikan pelayanan kesehatan ke 80.000 desa, 514 kabupaten/kota di 34 provinsi.

“Sementara, jumlah Puskesmas hanya sekitar 10an ribu. Tidak akan cukup menjangkau seluruh masyarakat,” kata Menkes seperti dilansir dari laman kemenkes, Jumat (13/5/2022).

Menkes menilai, Posyandu memiliki potensi yang sangat besar untuk memperkuat sistem kesehatan di Indonesia.

Hal itu karena jumlahnya yang banyak dengan kader kesehatan yang terampil. Dan, sarana prasarana yang baik.

Namun, dia mengakui penggaungan kembali serta rebranding Posyandu menjadi tantangan tersediri. Terutama di masa COVID-19.

“Sebab, operasional Posyandu sedikit terganggu saat pandemi,” katanya.

Berdasarkan laporan, kata Menkes, jumlah kunjungan sasaran ke Posyandu menurun seiring tingginya penularan dan penyebaran COVID-19.

“Data yang kita terima, penurunanya sampai 70 persen lebih. Posyandu tidak bisa melakukan aktivitas karena pandemi COVID-19,” ungkap Menkes.

Karena itu, pihaknya tengah berupaya keras untuk meningkatkan jumlah sasaran yang mengunjungi Posyandu.

Antara lain dengan menghadirkan berbagai program-program kesehatan yang menarik.

Update dan kekinian yang berorientasi pada peningkatan pola hidup bersih dan sehat, sebagai investasi kesehatan masa depan.

Lihat juga...