Edy Rahmayadi Tegaskan Kasus PMK di Sumut Masih Terkendali

MEDAN, Cendana News – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi menegaskan, kasus penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan ternak kaki empat yang saat ini menjadi sorotan publik, masih dalam posisi terkendali dengan berbagai langkah penanganan.

Hal itu diungkapkan Gubernur Edy Rahmayadi menjawab pertanyaan wartawan, terkait beredarnya isu keberadaan vaksin serta ketersediaan obat-obatan untuk penanganan hewan ternak yang terindikasi terkena PMK, di Kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro Nomor 30 Medan, Kamis (2/6).

Dari keterangan disampaikan Gubernur, saat ini penularan memang berada pada posisi sekitar 4.000-an (4.002) ekor yang terindikasi PMK. Namun ia meminta masyarakat untuk tidak panik, seiring langkah penanganan yang sejauh ini terus dilakukan di seluruh kabupaten/kota yang terkena.

“Dari jumlah itu, hanya 10 ekor yang mati. Itupun yang anakan, karena kondisi tempatnya yang kurang baik. Langkah penanganan terus kita lakukan, jadi masyarakat harus tenang,” terang Gubernur.

Apalagi, lanjut Gubernur, bahwa dari total hewan ternak yang terindikasi PMK, 3.600 (3.683) ekor dinyatakan sembuh. Artinya tinggal 400 ekor yang belum, dan masih dilakukan isolasi.

Lihat juga...