Jelang Idul Adha 2022 Masih Ada PMK, Ridwan Kamil: Jangan Khawatir

Editor: Koko Triarko

SUMEDANG, Cendana News – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meminta masyarakat tidak khawatir terhadap PMK (Penyakit Mulut dan Kuku) pada hewan kurban menjelang Idul Adha 2022.

Ridwan Kamil memastikan penanganan terhadap infeksi virus PMK di Jabar sudah maksimal. Salah satunya dengan mempercepat vaksinasi.

“Jangan khawatir,” katanya usai meninjau vaksinasi PMK pada sapi di Desa Cilembu, Pamulihan, Sumedang, Senin (20/6/2022).

Menurut Ridwan Kamil, pemberian vaksin PMK pada hewan ternak sebanyak tiga tahap, yakni suntikan pertama, kedua, dan booster.

“Sama seperti vaksinasi COVID-19, suntikan pertama, kedua dan booster,” katanya.

Sementara bagi hewan ternak yang sehat dan cukup umur, ada sertifikat pada leher hewan.

Hal itu menandakan hewan tersebut sehat dan siap untuk konsumsi.

Semua yang sehat akan diberi sertifikat yang bisa dicek menggunakan handphone.

“Jadi, nanti di setiap kuping sapi sehat bisa di-scan barcode-nya, menandakan itu siap untuk sapi potong,” kata Ridwan Kamil.

Adapun target vaksinasi PMK pada minggu ini menyasar 2.000 ekor sapi di lima daerah sentra sapi di Jabar.

Kelima sentra sapi tersebut adalah Kabupaten Bandung, Bandung Barat, Garut, Kuningan, dan Sumedang.

Sejauh ini, 40 persen hewan ternak di Jabar yang terpapar PMK sudah sembuh.

Ridwan Kamil berharap dengan tingkat kesembuhan yang tinggi, penyebaran virus PMK bisa secepatnya terkendali.

Sementara untuk sapi perah, total di Jabar saat ini berjumlah 76 ribu ekor.

Menurutnya, infeksi PMK memengaruhi 80 persen suplai susu yang  menjadi kebutuhan masyarakat.

“Kalau ada satu sapi perah terkena PMK, produksinya bisa turun sampai 80 persen. Jadi, sangat memengaruhi suplai susu di Jabar,” ucapnya.

Lihat juga...