Perhatikan, Singkong dengan Ciri-ciri Ini Mengandung Racun

Admin

JAKARTA, Cendana News – Beberapa jenis singkong atau ketela pohon sudah diketahui ada yang mengandung racun.

Meski ada singkong yang mengandung racun, namun tidak banyak kasus keracunan akibat singkong tersebut.

Namun demikian, perlu kiranya memahami ciri-ciri singkong yang beracun tersebut.

Bagi masyarakat di Jawa, singkong mengandung racun bukan hal yang baru.

Sebagian masyarakat di Jawa menganggap singkong yang mengandung racun adalah ketela tahun.

Sebutan ketela tahun merujuk pada jenis singkong yang berukuran besar, karena dipanen setelah lebih dari setahun masa tanam.

Singkong merupakan tanaman multiguna yang bisa menjadi beragam menu makanan. Kaya karbohidrat, sehingga singkong seringkali menjadi pengganti nasi.

Namun salah dalam mengolahnya, bisa menyebabkan keracunan. Ini karena setiap jenis singkong memang mengandung racun.

Mengutip laman infopublik, beberapa jenis singkong tertentu mengandung senyawa racun berbahaya.

Racun tersebut adalah linamarin dan lotaustralin yang termasuk golongan glikosida sianogenik.

Toksin atau racun glikosida sianogenik pada beberapa jenis singkong, merupakan metabolit sekunder pada tumbuhan yang berupa turunan asam amino.

Asam animo tersebut bisa melepaskan zat sianida dalam tubuh, sehingga berpotensi menimbulkan keracunan.

Terdapat banyak jenis glikosida sianogenik, misalnya pada jenis kacang almond, yaitu amygdalin. Dan, durrhin pada biji sorgum, taxiphyllin pada rebung bambu

Sementara pada singkong, glikosida sianogenik utamanya adalah linamarin dan sejumlah kecil lotaustralin (metil linamarin).

Menurut ilmu kimia terapan, linamarin dengan cepat dihidrolisis menjadi glukosa dan aseton sianohidrin.

Sedangkan lotaustralin dihidrolisis menjadi sianohidrin dan glukosa.

Lihat juga...