ASDP : Angkutan Logistik Jadi Kontributor Terbesar

JAKARTA, Cendana News – PT ASDP Indonesia Ferry (persero) terus mempertahankan kinerja positif perusahaan di tengah kondisi pandemi COVID-19 yang masih berdampak luas bagi industri, termasuk angkutan penyeberangan.

“Sejak periode pemulihan kondisi ekonomi nasional pada 2021 pasca pandemi COVID-19 melanda Indonesia, bisnis sektor transportasi berangsur pulih dan mulai kembali normal seperti pada 2019,” ujar Direktur Utama ASDP, Ira Puspadewi, sebagaimana dikutip InfoPublik pada Jumat (29/7/2022).

Menurutnya, angkutan logistik masih menjadi kontributor terbesar dalam mendongkrak pendapatan perusahaan. Data menyebutkan, dari target kendaraan logistik 2022 dengan skenario masa pandemi COVID-19 sebesar 1,76 juta unit, hingga semester I-2022, ASDP berhasil melayani 631.740 unit kendaraan logistik yang didominasi truk yang terdiri dari golongan VB, VIB, VII B, VIII dan IX dengan total pendapatan sekitar Rp430 miliar.

Adapun kontribusi muatan barang (curah) juga mengalami kenaikan signifikan. Dari target 2022 sebanyak 123 ribu ton (skenario COVID-19), hingga Juni 2022 telah diangkut muatan barang sebanyak 1,33 juta ton dengan nilai pendapatan Rp16 miliar.

Pada semester I-2022 ini, ASDP meraih performansi bisnis perseroan yang kian menggembirakan. Berdasarkan laporan kinerja konsolidasian ASDP mulai Januari hingga Juni 2022 tercatat membukukan pendapatan Rp1,89 triliun, dan laba bersih sebesar Rp380,5 miliar.

“Pendapatan semester I-2022 sebesar Rp1,89 triliun belum mencapai dari total target 2022 senilai Rp2,029 triliun atau baru mencapai 93 persen dari rencana dalam kondisi normal sebelum COVID-19. Pendapatan pada Januari-Juni 2019 tercatat sebesar Rp1,5 triliun, dan untuk periode semester I-2022 mengalami kenaikan 26 persen bila dibandingkan periode sama tahun lalu,” tuturnya.