Bupati Lingga Bangga Pantai Todak Jadi Wilayah Penting bagi TNI

Redaktur: Muhsin Efri Yanto

Prosesi pembaretan dilaksanakan setelah Jenderal Andika Perkasa bergabung dengan pasukan Marinir mengikuti langsung perebutan sasaran musuh dengan teknik pertempuran jarak dekat.

Sebelumnya, Jenderal Andika Perkasa dari menara tinjau yang berada di Pantai Todak menyaksikan rangkaian latihan penyelesaian sasaran strategis oleh pasukan khusus TNI AL dengan teknik dan taktik rubber duck operation, menyaksikan Bantuan Tembakan Kapal (BTK), Bantuan Tembakan Udara (BTU), menyaksikan gelombang pendaratan Pasukan Marinir, penguasaan perimeter pantai dan penyelesaian sasaran 1.

Rangkaian latihan tersebut merupakan bagian dari Latihan Gabungan Bersama (Latgabma) Super Garuda Shield (SGS) 2022.

Sebanyak 13 negara berpartisipasi dalam latihan bersama itu, termasuk Indonesia. Negara yang terlibat, yakni Amerika Serikat, Australia, Jepang, Malaysia, Singapura, Papua Nugini, Korea Selatan, India, Timor Leste, Kanada, Prancis, dan Inggris.

SGS 2022 dilaksanakan pada 1-14 Agustus 2022 di tiga lokasi berbeda, yakni Pusat Latihan Tempur di Baturaja, Pusat Latihan Tempur Marinir di Dabo Singkep, dan Pusat Latihan Tempur di Amborawang.

Menurut Panglima TNI, Jendral Andika Perkasa, latihan perang kali ini melibatkan negara sahabat, seperti Singapura, USA dan lainnya.

Dengan menerjunkan 1995 prajurit TNI AD, 778 prajurit TNI AL, dan 465 prajurit TNI AU, pada 3 lokasi, yakni Batu Raja di Sumatera Selatan sebagai pusat latihan Angkatan Darat, Amborawang di Kalimantan Timur dan Pantai Todak, Dabo Singkep yang dipusatkan sebagai latihan tempur Angkatan Laut.

Latihan bersama ini bertujuan untuk menjalin hubungan bilateral dan pertemanan antara negara-negara sahabat, serta saling sharing ilmu taktik peperangan, khususnya pasukan Marinir, antara U.S. Marine dengan Taifib, Kopaska, serta Penyelam, meski dengan alutsista yang berbeda-beda.

Lihat juga...