UMKM Warga Menggeliat di Pesisir Lampung

Redaktur: Muhsin Efri Yanto

LAMPUNG, Cendana News ‐– Geliat usaha mikro kecil menengah (UMKM) sektor perikanan terus berlangsung di Bandar Lampung. Musim halong atau panen bahan ikan asin, teri kering, rebon hingga terasi jadi sumber penghasilan warga pesisir.

Mardan, warga Kampung Sukamina, Lempasing, Teluk Betung Timur, Bandar Lampung menyebutkan, produksi ikan teri sedang melimpah. Geliat UMKM dipengaruhi faktor bahan baku hasil tangkapan nelayan. Saat melimpah didukung cuaca panas mempercepat proses produksi.

“Selama nelayan melaut dengan hasil tangkapan ikan melimpah maka bahan baku produksi ikan asin, teri kering hingga rebon untuk terasi akan terus bergeliat,” terang Mardan saat dikonfirmasi Cendana News, Selasa (2/8/2022).

Mardan mengatakan, geliat UMKM sektor perikanan memberi peluang penghasilan. Di antaranya buruh angkut, pengering ikan, penyortiran hingga pengepakan. Hal tersebut aktivitas ekonomi bisa terus berjalan dengan baik.

Disebutkan juga, produksi ikan kering, asin, asap menjadi komoditas paling dicari oleh sejumlah pedagang pasar tradisional. Mardan sendiri telah memiliki pelanggan tetap dari sejumlah distributor.

“Hasil produksi ikan asin, teri kering dijual mulai Rp35.000 hingga Rp100.000 per kilogram sesuai jenis dan kualitas ikan,” terangnya.

Hasil usaha bisa memberi penghasilan bagi buruh. Sejumlah buruh pekerja bisa mendapatkan hasil ratusan ribu per pekan. Menciptakan lapangan usaha jadi alternatif bagi warga pesisir yang kesulitan untuk mendapatkan pekerjaan.

Lihat juga...