Jejak Langkah Pak Harto 23 September 1967 – 23 September 1975

Kamis, 23 September 1971
Ketika menerima Gubernur Asnawi Mangkualam di Bina Graha pagi ini, Presiden Soeharto menganjurkan agar segera menghidupkan kembali pertanian tebu rakyat di daerah Sumatera Selatan.

Presiden meminta agar usaha pertanian tebu rakyat ini dapat diusahakan secara intensif dan mendapat bimbingan dari tenaga-tenaga ahli pertanian yang berpengalaman.

Menurut Jenderal Soeharto, hasil pertanian tebu ini akan dapat di olah rakyat menjadi gula merah, sedangkan sisanya ditampung oleh pabrik gula. Gubernur Sumatera Selatan menghadap Presiden untuk melaporkan tentang penyelenggaraan PON IX baru-baru ini di Palembang. Disamping itu ia juga melaporkan tentang rencana pembangunan sebuah pelabuhan samudera di muara Sungai Musi.

Selasa, 23 September 1975
Presiden Soeharto pagi ini di Bina Graha memimpin sidang kabinet terbatas bidang Kesra. Dalam sidang tersebut Kepala Negara antara lain telah menginstruksikan Menteri Sosial untuk meneliti lembaga-lembaga sosial swasta yang bergerah di bidang pengelolaan panti-panti asuhan dan kegiatan-kegiatan sosial lainnya.

Dari penelitian itu diharapkan adanya masukan yang berguna untuk meningkatkan pelayanan sosial, selain berguna untuk penyusunan aturan-aturan hukum.

Pada kesempatan itu pula Presiden memberitahukan tentang pembentukan Yayasan Dharma Bakti Sosial, yang disingkat Yayasan Dharmais, yang bertujuan untuk membantu meringankan beban golongan yang lemah.

Sumber : Buku Jejak Langkah Pak Harto Jilid 1-6

Lihat juga...