Kementan: Produktivitas kopi Indonesia masih rendah

Redaktur: Muhsin Efri Yanto

Di dunia sendiri terdapat tiga macam jenis kopi. Yakni kopi Arabika, robusta serta liberika. Dimana Indonesia mampu menghasilkan ketiga jenis kopi tersebut dengan varian aroma dan rasa yang berbeda-beda sesuai karakteristik di setiap daerah.

“Dari sisi produksi, secara nasional 75 persen kopi yang kita hasilkan adalah kopi robusta. 24 persen Kopi Arabika. Satu persen kopi liberika,” katanya.

Menurut Bagus kunci untuk bisa meningkatan kuantitas atau tingkat produktivitas kopi nasional terletak pada proses perawatan tanaman Kopi itu sendiri. Dengan perawatan yang maksimal, seperti pemupukan, pemangkasan hingga antisipasi hama, maka tingkat produktivitas kopi akan bisa optimal.

Karena itu menurutnya selain tak henti mendorong perluasan penanaman lahan kopi melalui program Gertaki, pihaknya juga mengaku terus berupaya untuk melakukan pendampingan pada setiap petani kopi di berbagai daerah. Diharapkan dengan cara ini produktivitas kopi nasional akan semakin meningkat.

“Salah satu hal yang juga menjadi kendala adalah faktor perubahan iklim. Dulu penanaman kopi jenis Arabika itu bisa optimal di lahan 1000 Meter Diatas Permukaan Laut. Namun sekarang, minimal harus 1500 MDPL baru bisa optimal,” katanya.

Lihat juga...