Presiden Soeharto ingatkan bahaya pemerintahan ala Komunis

PRESIDEN SOEHARTO menegaskan pemerintah yang bersikeras hendak melaksanakan segala-galanya seperti dalam sistem komunisme akan runtuh sendiri karena keberatan beban yang sesungguhnya tidak perlu dipikulnya sendiri.

Tugas utama negara, menurut Presiden Soeharto, adalah menyediakan prasarana-prasarana utama, serta memberi arah menciptakan peluang, memberi dorongan dan mengayomi prakarsa serta kreativitas rakyatnya.

Tempo perubahan dalam dunia masa depan yang serba elektronik nanti, menurut Presiden, terlalu cepat untuk diimbangi secara efektif oleh lembaga pemerintahan yang mana pun juga.

“Bangsa secara keseluruhan harus dapat menjaga dirinya, harus dapat menyegarkan dirinya, harus dapat mengembangkan kemampuannya, harus menjawab tantangan dan peluang yang terbuka di hadapannya,” ujar Kepala Negara saat membuka penataran Calon Penatar P4 tingkat Nasional/Manggala di Istana Bogor kemarin.

Saat ini, ungkap Pak Harto, Indonesia berada pada babak yang paling awal dari satu zaman baru. “Kita akan hidup dalam suasana yang makin terbuka. Zaman kemajuan elektronika telah melepaskan arus informasi yang sangat cepat dan menyebar ke mana-mana dan tidak ada cara apa pun yang dapat membendungnya. Informasi itu hampir tanpa batas, baik di bidang politik, ekonomi, sosial budaya maupun pertahanan dan keamanan,” jelas Presiden.

Sebab itu, kata Kepala Negara, dalam menghadapi pasar terbuka pada tahun 2020, “kita jelas harus siap secara teknis dan profesional di mana lebih dari itu juga harus siap secara ideologis, politis, ekonomis dan sosial budaya.”

Untuk itu, tandas Kepala Negara, yang nyata-nyata menjadi tugas negara untuk menjaga kesatuannya terutama harus dilakukan di bidang politik, moneter, diplomasi dan hankam.

Dalam banyak segi kehidupan lainnya, ujar Presiden, “kita siap secara berkesinambungan untuk mendesentralisasikan, mendekonsentrasikan dan mengembangkan ekonomi pemerintahan, keterbukaan ekonomi dan memperluas ruang gerak kemajemukan sosial budaya.”

Lihat juga...