Mengapa Soekarno tak menjatuhkan sanksi ke Soeharto?

Admin

Surat tersebut berisi laporan tentang apa yang sudah dilakukan Soeharto untuk mengatasi keadaan pasca G30S PKI 1965. Surat itu ditulis tangan oleh Soeharto, yang isinya seperti berikut ini:

Bapak Presiden,

Berkah Bapak, situasi dapat kami kuasai. Usaha kami dengan rekan-rekan selalu menjauhkan pertumpahan darah, dapat berhasil

pula. Laporan lengkap akan segera kami sampaikan.

Njuwun dawuh lan njadong deduko, bila saya bertindak lantjang.

Ananda

S Harto

02 10 65

Johan mengatakan, bahwa pada hari-hari kritis ketika eksistensi RI menjadi taruhan, Mayjen Soeharto sudah bertindak tepat.

Menurutnya, Soeharto menyelamatkan RI dari kudeta G30S PKI 1965 yang ingin menjadikan RI sebagai negara komunis.

Bahkan, semua itu dengan cara menjauhkan dari pertumpahan darah.

Johan mengatakan pula, bahwa surat itu juga menunjukkan posisi Soeharto terhadap Soekarno.

Dengan kalimat ‘njuwun dawuh lan njadong deduko bila saya bertindak lantjang’, Soeharto menyatakan siap menerima perintah dan siap menerima hukuman jika dianggap lancang.

Johan mengatakan, bahwa dalam tradisi Jawa Soeharto dalam surat itu menempatkan diri sebagai anak yang melapor kepada orang tuanya.

Lihat juga...