Sudin Kesehatan Jakpus sosialisasi gangguan ginjal akut pada anak

Admin

JAKARTA, Cendana News – Suku Dinas (Sudin) Kesehatan Jakarta Pusat terus melakukan edukasi terkait upaya pencegahan dan penanganan penyakit ginjal akut pada anak.

Kepala Sudin Kesehatan Jakarta Pusat, Rismasari mengatakan edukasi diberikan agar warga mengetahui penyebab penyakit ginjal akut dan upaya pencegahannya.

Menurut Kepala Sudin Kesehatan Jakarta Pusat itu edukasi juga memberikan informasi tentang penanganan demam terhadap anak.

Rismasari mengatakan, Dinas Kesehatan DKI Jakarta juga telah menggelar sosialisasi secara online kepada seluruh kader posyandu, dasawisma, Jumantik, PKK, FKDM, dan pengurus RT/RW.

Dia menjelaskan, sosialisasi itu agar kader juga memahami dan mampu mengedukasi warga seputar pencegahan penyakit ginjal akut.

“Kami juga mengedukasi tentang anak yang mengalami demam untuk dibawa ke rumah sakit,” katanya dikutip dari laman beritajakarta, Selasa (25/10/2022).

Dia mengataka, bahwa pihaknya juga berperan dalam pengawasan, pembinaan dan pengendalian ke fasilitas kesehatan, toko obat dan apotek di Jakarta Pusat.

Dalam sosialisasi itu dia juga mengimbau tim nakes di 67 faskes lebih yang tersebar di delapan kecamatan tidak merekomendasikan pemberian obat sirup kepada anak-anak.

Upaya serupa juga dilakukan kepada 200 lebih apotek dan toko obat yang beroperasi di delapan kecamatan se-Jakarta Pusat.

Pemilik toko obat dan apotek diimbau sementara waktu tidak memajang di etalase, obat-obatan sirup pereda panas anak.

“Kami juga akan melaporkan kepada instansi terkait, bila apotek atau toko obat masih menjual obat sirup pereda panas anak,” tandasnya.

Lihat juga...