Begini testimoni warga terkait program pemberdayaan Damandiri

Editor: Koko Triarko

TASIKMALAYA, Cendana News – Testimoni kemanfaatan program pemberdayaan dari Yayasan Damandiri kembali diungkapkan sejumlah warga desa binaan yang tersebar di sejumlah daerah.

Kali ini testimoni datang dari seorang ibu rumah tangga bernama Lis Suryanti (53), warga desa binaan Yayasan Damandiri di Cilampunghilir, Padakembang, Tasikmalaya, Jawa Barat.

Dalam testimoni ibu tiga anak warga desa binaan Yayasan Damandiri ini, dia mengungkap manfaat nyata program pemberdayaan ekonomi yayasan tersebut yang dijalankan KUD Amanah Galunggung Mandiri.

Berbagai program pemberdayaan itu antara lain program pinjaman lunak Modal Kita KUD Amanah Galunggung Mandiri.

Menjadi nasabah sejak awal koperasi berdiri pada tahun 2019, dia mengaku rutin memanfaatkan pinjaman Modal Kita tersebut.

Dia menggunakan pinjaman tersebut untuk merintis usaha warung sembako skala rumahan.

“Saya rutin pinjam ke koperasi rata-rata sekitar Rp3 juta sekali pinjam,” kata Lis kepada Cendana News, belum lama ini.

Untuk menambah pemasukan keluarga, Lis memang aktif menjual sejumlah bahan kebutuhan pokok seperti gas elpiji dan beras.

Dari hasil usaha kecilnya itu ia pun mengaku bisa mendapatkan pemasukan untuk membantu suaminya.

“Selain program pinjaman, saya juga aktif menjadi pelanggan unit warung beras koperasi,” ungkapnya.

Menurut Lis, keberadaan unit usaha Warung Kita KUD Amanah Galunggung Mandiri berupa distributor beras sangat membantu dan memudahkan usaha miliknya.

“Saya rutin dipasok beras oleh koperasi. Selain untuk konsumsi rumah tangga sehari-hari, beras itu juga  saya jual ke teman dan tetangga sekitar,” katanya.

Selain memiliki kualitas yang cukup bagus, beras KUD Amanah Galunggung Mandiri juga memiliki harga yang relatif terjangkau.

Lihat juga...