Kerajinan bambu jadi komoditas unggulan Purworejo

Admin

JAWA TENGAH, Cendana News – Saat ini jumlah UMKM di Kabupaten Purworejo mencapai 52.661 unit, didominasi sektor perdagangan dan industri olahan.

Sementara itu kerajinan bambu merupakan salah satu komoditas unggulan UMKM Purworejo. Potensinya sangat besar untuk dikembangkan.

Besarnya potensi UMKM kerajinan bambu di Purworejo ini karena punya sumber daya yang melimpah.

“Mulai dari bahan baku, pengrajin, serta potensi pasar domestik dan pasar ekspor yang masih terbuka luas,” kata Wakil Bupati Purworejo, Hj Yuli Hastuti SH.

Adapun potensi lainnya adalah produk perkebunan kopi. Luasan lahan perkebunan kopi mencapai 500 hektare lebih, dengan kapasitas produksi 171 ton.

Namun yang telah dikelola dengan baik dan dikemas baru mencapai 15 persen.

“Potensi ini besar tetapi perlu dikembangkan,” kata Wabup dikutip dari laman purworejokab, Senin (28/11/2022).

Wabup Yuli Hastuti mengatakan itu dalam acara Pembinaan dan Pengembangan Produk-Produk UMKM Berorientasi Ekspor, pekan ini.

Hadir dalam acara tersebut Kadin KUKMP Purworejo Gatot Suprapto SH, Tenaga Ahli Bidang Promosi dan Pemasaran DINKUKMP Kabupatem Purworejo, George Iwan Marantika MBA.

Kemudian, narasumber platform e-commerce Tapp dari Melbourne Jessen Weng, Robert Song Wenda XV, dan Zikai Kai, serta Kelompok Tani Margo Rahayu Desa Tlahab Kledung, Temaggung.

Dalam kesempatan itu Gatot Suprapto melaporkan bahwa kegiatan Pembinaan dan Pengembangan Produk-Produk UMKM Berorientasi Ekspor merupakan event kegiatan dari Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan Kabupaten Purworejo.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, pemahaman dan wawasan para pelaku UMKM tentang ekspor.

Lihat juga...