1 Desember 1992, buka Munas PRSSNI, Presiden Soeharto: radio mengemban tanggung jawab mencerdaskan bangsa

SELASA, 1 DESEMBER 1992, Presiden dan Ibu Soeharto menghadiri acara pembukaan Musyawarah Nasional Persatuan Radio Swasta Siaran Niaga Indonesia (PRSSNI) yang diadakan di Istana Negara.

Dalam kata sambutannya, Kepala Negara mengingatkan bahwa radio siaran swasta mengemban tanggungjawab untuk mencerdaskan kehidupan bangsa yang sedang mengalami perubahan.

Dampak informasi sedikit atau banyak akan mempengaruhi kehidupan sosial, politik, ekonomi, serta kebudayaan. Dikatakan Presiden Soeharto, para pengelola radio siaran swasta harus ikut memacu proses pendewasaan masyarakat agar masyarakat mampu mencerna setiap informasi yang diterima serta tidak mudah terpengaruh oleh informasi negatif.

Sehubungan dengan berkembangnya isyu dalam masyarakat pada akhir-akhir ini mengenai tidak sehatnya sejumlah bank swasta, hari ini Presiden Soeharto memerintahkan Menko Polkam Sudomo untuk meneliti mengatakan hal itu ketika Menerima Menko Polkam Sodomo hari ini di Istana Merdeka.

Soedomo mengatakan bahwa setekah munculnya kasus Bank Summa, Kemudian timbul isyu mengenai tidak sehatnya sejumlah bank swasta nasional.

Dikutip dari buku “Jejak Langkah Pak Harto 21 Maret 1988 – 11 Maret 1993”, hal 601. Buku ini ditulis oleh Team Dokumentasi Presiden RI, Editor: Nazaruddin Sjamsuddin dan diterbitkan PT. Citra Kharisma Bunda Jakarta Tahun 2003

Lihat juga...