Browsing Kategori: "Catatan Mbak Tutut"

Catatan Mbak Tutut

24 TAHUN YANG LALU

Lalu saya mendengar berita tersebar, bahwa ibu wafat karena tertembak oleh adik-adik saya. Saya heran, siapa manusia yang tega menyebarkan berita keji tersebut.

MASUKKAN BENANG KE LOBANG JARUM

Akhirnya ibu dengan sangat hati-hati dan sabar, ngajari kamu memasukkan jarum… he he. Waktu kamu bisa memasukkan benang ke jarum, kamu senang sekali, teriak-teriak, horeee... aku biso… aku biso… aku biso.

MENGENANG PERISTIWA LAMA

“Bapakmu itu wuk, dulu ingin anak pertamanya laki-laki.” “Jadi bapak nyesel dalem (saya) terlahir perempuan bu?” Aku bertanya agak sedikit kecewa. “Ora wuk (tidak nak), begitu kamu lahir, bapak malah sayang sekali karo kowe (dengan kamu).

DEMOKRASI MENURUT BAPAK

Sahabat..., di dalam mengikuti proses pemilihan umum saat ini, saya ingat kembali kata-kata bapak. Satu dari sekian kenangan indah penuh makna bersama bapak kami tercinta.

Gusti Allah Kulo Nyuwon Ngapuro

Bapak memang seorang tentara yang senantiasa dididik keras dan laku disiplin. Namun dalam keseharian bersama putra putri dan keluarganya beliau sangat lemah lembut.

Sebelas Tahun yang Lalu

Hari ini 11 tahun yang lalu, tepatnya, tanggal 27 Januari 2008, bapak/eyang/uyut kami tercinta: Bpk H. M. Soeharto, telah meninggalkan kami, menghadap kehadirat-NYA dengan tenang.