Browsing Kategori: "Cerpen"

Cerpen

Cerpen menghimpun cerita pendek yang dikirimkan penulis lintas generasi untuk menambah warna dalam pemberitaan ringan seperti Ciuman Terakhir untuk Ibu

Suatu Ketika dalam Perjalanan

Tetapi, tuan dan puan, percayalah aku tak pernah kehilangan. Sebab yang kau ambil telah membentuk mata air yang baru. Ia mengalir dan memancur, sebagaimana zamzam yang keluar karena ketukan tumit Ismail.

Sepatu Bola

Maka, dengan napas yang masih tersengal-sengal dan sekujur tubuh yang pegal-pegal, kau kembali menghunjamkan mata cangkul.

Ruang Tamu

Pemilik rumah itu adalah seorang lelaki berusia dua ratus tahun, tetapi karena semangatnya pada kehidupan, wajah dan kekuatan fisiknya terlihat seperti baru berusia lima puluh tahun. Dia tidak menabung sakit, dia sehat walafiat.

Sepasang Mata yang Mendamba

Istrinya, Laksmita, duduk berhadapan dengan gadis bermata seindah bidadari. Orang memanggilnya Wulan, dari nama bidadari yang turun di telaga dan kehilangan selendangnya untuk kembali ke kahyangan: Nawang Wulan.

Gulma

Hari ini aku selamat, siang telah berlalu, waktu telah sore, sinar mentari berwarna oranye. Kemudian saat senja, aku kembali memakan unsur hara di permukaan tanah sampai kenyang, juga minum agar di saat malam tak kelaparan sehingga bisa…

Menombak Matahari

Ciri lain, seakan tidak ada bekas sayatan tombak. Dua ciri itu jelas ada di mayat yang baru saja ditemukan. Namun, kuyakini, tidak ada kejahatan yang benar-benar sempurna, terlebih cara-cara yang dilakukan Sutawijaya untuk menghasut…

Mateus Mencari Uma

Mereka biasanya menyarankannya ke suatu tempat untuk menemui orang-orang tertentu yang lebih tua dalam usia dan pengalaman. Mateus telah mendatangi tempat-tempat itu dan berbicara dengan orang-orang tersebut.