Browsing Kategori: "Cerpen"

Cerpen

Cerpen menghimpun cerita pendek yang dikirimkan penulis lintas generasi untuk menambah warna dalam pemberitaan ringan seperti Ciuman Terakhir untuk Ibu

Biografi Pemulung

NAMAKU Tohirin. Anak semata wayang dari pasangan Kusman dan Santi. Aku terlahir dari pasangan pemulung. Kata Bapak, pemulung adalah pekerjaan yang terbaik. Tidak ada pekerjaan di dunia ini yang mengalahkan seorang pemulung. Setiap malam…

Ibu Pergi ke Surga

2008 LISA tak mengerti kenapa Ibunya yang suka mendongeng dan menyanyikan lagu untuknya sebelum tidur harus pergi. Lisa tak mengerti kenapa Ibunya yang cantik itu harus pergi jauh sementara Lisa belum selesai sekolahnya. Padahal Lisa…

Pos Parkir

KOPI di cangkir sudah hampir habis. Ampasnya sudah terlihat, dan menempel di pinggiran dalam cangkir berwarna putih susu. Rokok yang ia isap, tinggal separuh. Sedari tadi, ia melamun di teras rumah, duduk di bale-bale. Tetangganya, menyetel…

Garep

HAWA panas masih menyelimuti Kampung Waru. Kampung yang terletak di kaki Gunung Semparu itu telah lima tahun dilanda kekeringan. Padahal, tidak biasanya daerah itu mengalami kemarau berkepanjangan. Karena lokasinya yang terletak di dataran…

Pabrik Kenangan

SETIAP kali melintasi pabrik itu, kau melihat antrean orang-orang yang ingin membuang kenangan. Mereka terbagi dalam dua barisan, mereka yang ingin membuang kenangan indah atau kenangan buruk. Kau bertanya-tanya dalam hatimu: mengapa…

Ndaru

DI puncak bukit yang sepi nan wingit, pada malam yang begitu hitam kelam tiba-tiba muncul cahaya kuning, seperti kunyit sebesar buah kelapa. Sebuah cahaya perpaduan cahaya emas, perak dan besi, yang terbang di langit Desa Karanglo dan…

Proyek Pergantian Otak

MENGGANTI otak manusia dengan otak sapi bukan perkara gampang. Hal pertama yang dibutuhkan adalah otak manusia yang sehat walafiat. Dengan atau tanpa izin pemilik otak, terlebih dahulu kita pastikan apakah orang tersebut benar-benar waras…

Kalung Peluru

SELAIN Tuhan dan pakaian, kalung peluru termasuk barang langka aku lepaskan dari badan. Seingatku, sejak pertama kalung peluru melingkar di leher hanya tiga kali lepas. Itu pun bukan disengaja sebab benang pengikatnya putus termakan usia.…