hut
Browsing Kategori: "Cerpen"

Cerpen

Cerpen menghimpun cerita pendek yang dikirimkan penulis lintas generasi untuk menambah warna dalam pemberitaan ringan seperti Ciuman Terakhir untuk Ibu

Sejarah Timun

CERPEN YUDI TEHA “MENGAPA janda itu minta tolong raksasa, Bu? Mengapa bukan kepada Tuhan saja?” Aku masih ingat, itulah kira-kira pertanyaan yang kusampaikan kepada ibu waktu aku kecil dulu, ketika ibu sedang mendongengkan cerita…

Patung Kepala Besar

CERPEN TJAK S. PARLAN DALAM udara dingin ia menunggu di atas perahu motor itu. Sudah dua hari, demam tak kunjung hengkang dari tubuhnya. Seorang dokter Puskesmas setempat menyarankannya minum obat, makan yang teratur, dan istirahat yang…

Lelaki Ojung

CERPEN ZAINUL MUTTAQIN TAK ada yang sudi menerima kehadiran Sukib, apalagi menjadikan laki-laki berambut gimbal, kurus, berwajah gelap karena terpanggang matahari itu, menjadikannya menantu. Tetapi, tiga tahun sudah ia menjalin hubungan…

Para Penyelundup

CERPEN BERNANDO J. SUJIBTO “APA masih jauh?” Suara Zahir terdengar lirih. Bibirnya gemetar disepuh putik-putik salju yang mulai turun sore itu. Zahir terus memunduk sembari menyeret langkahnya di tengah remahan salju yang pelan-pelan…

Kota Pancaroba

CERPEN KEN HANGGARA KUNJUNGAN ke Kota Pancaroba hanya kulakukan sekali seumur hidupku. Kalau saja aku tidak bertemu gadis itu, barangkali hari ini aku sudah menjadi bagian dari kota itu. Maksudku, jika tidak ada kejadian buruk, aku sudah…

Reformasi Hanyalah Segumpal Sampah

CERPEN JOKO KEMUSUK SEBAGAI wartawan Media Garansindo, hari itu Andi mendapatkan tugas untuk membuat feature tentang berbagai keunggulan kepemimpinan orde baru dibandingkan orde reformasi. Agar bisa diterima semua kalangan, Andi menyamar…

Pembenci Bisma

CERPEN SARONI ASIKIN “BISMA akan mati oleh seorang wandu pada suatu peperangan. Kau harus menyaksikan saat-saat kematiannya setelah kematianku, Grati. Dan arwahku akan tersenyum.” Beberapa kali dia datang ke rumahku dan baru saat…

Penalti

CERPEN SUNLIE THOMAS ALEXANDER KURANG-lebih dua belas tahun sebelum Ari Irawan berdiri di depan titik putih itu, ia menyaksikan dengan mata kepalanya sendiri bagaimana Bopi, anjing kesayangannya ditembak mati oleh ayahnya dengan sepucuk…