Browsing Tag: "cerpen"

cerpen

Dukun Telinga

Ketika aku sedang susah, dia juga bukan jenis orang yang bisa diharapkan memberi jalan keluar. Sesekali Nenek pergi ke pasar. Kadang dia tak membeli daging ayam, tapi pada hari-hari tertentu dia membeli banyak daging ayam.

Pulang dalam Sunyi

Padahal hari sudah menjelang pagi. Udara panas Jakarta perlahan masuk bersirobok lewat celah-celah dinding rumah yang kukontrak dalam beberapa bulan ini. Keringat selalu saja mengendap dalam malam yang kering.

Pekik Gagak

Laki-laki bertubuh mungil yang tengah duduk di halaman mengasah parang langsung menghentikan gerakan tangannya. Anak-anak yang sedang berkumpul dan ribut di sebuah rumah tiba-tiba senyap. Mereka juga berlari ke halaman dan mendongak ke…

Kurma untuk Tetangga

Pagi itu Suto leyeh-leyeh saja, bersantai sambil mengeringkan keringatnya yang berleleran. Suto barusan selesai jalan pagi yang menjadi rutinitasnya setelah pensiun dari pekerjaannya di pabrik pupuk di Kalimantan.

Bapak Pulang dari Malaysia

Mamak menatapnya kebingungan. Bagi kami—anak dan ibu yang hidup tanpa lelaki—Yu Jum tak ubahnya saudara kandung, meski ia tak memiliki darah semenda.

Pergi

Obha’, saudara tertua Bapak, mengernyitkan dahi. Tanpa banyak cakap ia langsung menarikku ke atas kuda, “Ayok, kamu diminta segera pulang. Ibu dan nenekmu sudah menunggu.”

Ngaruh Rasan

Aku diminta pulang barang sehari-dua hari, agar bisa mendampingi Ebak menyiapkan segala sesuatunya. Tetapi kabar itu tak serta-merta membuatku gembira. Alih-alih gembira, justru kekhawatiran membiak di kepala.