Browsing Tag: "Kepri"

Kepri

Limbah Hitam Sebabkan Kerugian di Sektor Pariwisata Bintan

PT Bintan Beach Internasional Resort (BBIR) selaku pengelola daerah wisata terpadu Lagoi, Bintan, Kepri, mengalami kerugian senilai Rp2,3 miliar akibat pencemaran limbah minyak hitam yang terjadi setiap tahun, terutama saat musim utara.

Pelabuhan Tanjung Moco Tanjungpinang Resmi Miliki Izin

Kepala Kantor Kesyahbandaran Dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Tanjungpinang, Mappeati di Tanjungpinang menyampaikan dengan telah mengantongi izin tersebut, maka pelabuhan berkapasitas dermaga 1.000 DWT itu bisa beoperasi pada 2020…

Nilai Ekspor Ikan dari Natuna Terus Meningkat

BPS mencatat, pada September 2019, ekspor ikan dan udang dari Natuna mencapai 11.050 kg dengan nilai 31.258,23 dolar AS, pada November 2019 menjadi 8.654 kg senilai 42.681,73 dolar AS dan Desember mencapai 18.554 kg senilai 60.499,47 dolar…

Aktivitas Nelayan Cina di Natuna Rugikan Negara

"Saya atas nama masyarakat Kepri mengecam keras klaim Cina terhadap perairan di Natuna, yang secara hukum seharusnya masuk wilayah Indonesia. Pemerintah Cina semestinya mematuhi itu," tegasnya, Selasa (7/1/2020).

Harga Pertamax di Kepri Rp9.600 per Liter

Unit Manager Comm, Rel & CSR Pertamina MOR I, Roby Hervindo, Minggu, mengatakan selain Pertamax harga bahan bakar lain juga turun, yaitu Pertamax Turbo, Pertamina Dex, Dexlite dan solar nonsubsidi.

Cuaca Buruk, TPID Kepri Ingatkan Risiko Inflasi

"Beberapa potensi risiko pendorong inflasi pada Januari 2020 antara lain curah hujan dan gelombang tinggi yang masih terus berlangsung pada periode angin musim utara," kata Wakil Ketua Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kepulauan Riau…

KRI Siaga Tempur Pengamanan Laut Natuna

"Ada dua KRI kita kerahkan dan ditambah jadi tiga menyusul besok, ini kita lakukan karena ada pelanggaran kedaulatan di Laut Natuna," kata Pangkogabwilhan I.

Lima Bulan ke Depan Stok Beras di Tanjungpinang, Aman

Disinggung mengenai 500 ton beras tak layak konsumsi yang ada di gudang Bulog, Edison menegaskan, bahwa pihaknya masih menunggu proses lelang di tingkat pusat, karena beras tersebut masih memiliki nilai ekonomis.