Produksi Perikanan di Nagan Raya Lampaui Target

NAGAN RAYA — Dinas Kelautan Perikanan dan Pangan (KPP) Kabupaten Nagan Raya, Provinsi Aceh, melampaui target, dengan total produksi sektor perikanan nelayan pada 2018 sebesar 4.474 ton selama 2018.

Kepala Dinas KPP Nagan Raya, Muhammad Nasir, mengatakan produktivitas perikanan tangkap dan perikanan budidaya daerah setempat melebihi target awal yakni sebesar 3.420 ton selama tahun 2018.

“Pencapaian produksi perikanan dalam berbagai komoditas perikanan di Nagan Raya sudah melebihi target. Ini adalah kerja keras nelayan, semoga target produktivitas perikanan pada 2019 nanti juga bisa tercapai,” katanya di Nagan Raya, Aceh Jum’at, (8/2/2019).

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nagan Raya menargetkan peningkatan produktifitas nelayan dari sektor perikanan tangkap maupun perikanan budi daya dan perairan umum bisa semakin meningkat dengan dukungan pemerintah daerah.

Ditargetkan sampai akhir 2019 mendatang, total produksi perikanan di daerah itu mengalami peningkatan dengan dukungan bantuan sarana prasarana dari pemerintah untuk meningkatkan produktivitas nelayan dan petani setempat.

Data yang dirincikan Dinas KPP Nagan Raya menyebutkan produksi perikanan tangkap sebanyak 2,4 ton, perikanan budi daya 1,2 ton dan sektor perikanan perairan umum sebanyak 850 kilogram. “Selama ini yang membuat kendala nelayan tangkap terutama sekali adalah kondisi cuaca dan gelombang laut karena berada di perairan Samudera Hindia. Salah satu upaya yang kita lakukan ke depan menambah infrastruktur nelayan,” sebutnya.

Menurutnya, kondisi iklim dan letak geografis pantai dalam zona garis lurus membuat nelayan sering menganggur akibat tingginya gelombang laut. Kondisi itu tentunya berdampak pada kenaikan harga ikan di pasar.

Pemkab Nagan Raya juga berupaya agar hari-hari melaut nelayan bertambah dengan meningkatkan fasilitas pelabuhan tangkap, karena kawasan perairan setempat memiliki garis pantai yang panjang, namun berhadapan langsung dengan Samudera Hindia.

“Kita perlu membangun semacam jetty sebagai penahan ombak agar hari melaut lebih panjang. Selama ini nelayan hanya bisa melaut saat musim timur, ke depan musim barat mereka juga bisa melaut dengan nyaman saat keluar dari muara,” imbuhnya.

Dia juga mengatakan dalam sektor perikanan tangkap, pemerintah sedang mengupayakan perencanaan pembangunan Jetty di seputar muara pelabuhan nelayan dan penyediaan alat penangkapan ikan (API) untuk nelayan.

Selain itu M Nasir, juga memaparkan beberapa program langkah kerja Dinas KPP lainnya dalam peningkatan produksi dan kesejahteraan nelayan dalam peningkatan produksitivitas perikanan tangkap diantaranya penguatan lembaga nelayan.

Baik itu sumber daya manusia nelayan, penguatan modal dan penataan kelembagaan, peningkatan sarana alat tangkap, peningkatan sumber daya aparatur teknis perikanan tangkap dan perikanan budi daya. (Ant)

AcehNagan RayaPerikanan BudidayaPerikanan TangkapProduksi Perikanan
Comments (0)
Add Comment