Pisang Sumber Pendapatan Sekaligus Investasi Masyarakat Lamsel

Redaktur: ME. Bijo Dirajo

LAMPUNG — Potensi lahan pertanian yang subur di kaki Gunung Rajabasa dimanfaatkan petani Lampung Selatan (Lamsel) untuk budidaya pisang. Selain menjadi andalan pendapatan ekonomi, hal tersebut juga untuk investasi.

“Proses perbanyakan yang mudah menggunakan umbi membuat hampir setiap warga menanam pisang,” sebut Suyatno, salah satu petani setempat.

Dikatakan, hampir semua jenis pisang khas Lampung ditanam. Di antaranya Kepok, Raja Nangka, Ambon Lumut, Tanduk Brayut hingga Sereh. untuk harga mulai dari Rp5.000 hingga 30.000 per tandan sesuai jenis dan kualitas dan permintaan meningkat sepekan sebelum Ramadhan.

Jenis pisang yang banyak dipesan meliputi ambon lumut, kepok, raja nangka dan tanduk brayut yang digunakan sebagai bahan baku pembuatan kuliner berbuka puasa. Es pisang ambon, kolak, pisang goreng, puding serta berbagai kue berbahan baku pisang ikut mendorong permintaan.

“Petani pisang yang memiliki tanaman cukup beragam bisa mendapatkan keuntungan selama Ramadan. Selain dibeli oleh pengepul untuk pasar luar daerah permintaan pasar lokal cukup tinggi,” terang Suyatno saat ditemui Cendana News, Senin (20/5/2019).

Mudahnya pasokan pisang untuk bahan baku sejumlah makanan ringan dimanfaatkan Hamroh, warga Desa Kelaten, Kecamatan Penengahan. Ia kerap membeli pisang kepok, raja nangka yang dinilai sangat cocok dibuat menjadi keripik produksi usaha kecil rumahan miliknya.

“Diversifikasi pertanian pada lahan yang saya miliki menjadi kunci untuk menambah pendapatan dengan berbagai jenis komoditas pertanian yang bernilai ekonomi,”ujar Suyatno.

Penggunaan pupuk organik dan integrasi budidaya ikan membuat tanaman pisang milik Suyatno subur. Foto: Henk Widi

Selain pembuatan keripik, jenis makanan ringan yang diprodusksi berupa sale pisang yang dibuat dari pisang ambon lumut yang manis serta pisang hanten. Harga yang lebih murah sekitar Rp8.000 hingga Rp10.000 per tandan membuat stok mudah diperoleh.

“Menjelang lebaran permintaan keripik pisang meningkat hingga lima kuintal yang dipesan untuk oleh oleh dan kue lebaran,” terang Hamroh.

Penyuluh pertanian setempat, Maryono menyebutkan, prospek budidaya pisang dapat memberi keuntungan ekonomi bagi petani. Ia bahkan menganjurkan pemanfaatan lahan kosong, sebab pisang merupakan salah satu tanaman tanpa proses perawatan yang sulit.

“Bibit pisang bisa diperoleh dengan tunas dari satu indukan perbanyakan mudah dilakukan, pupuk kandang sangat tepat dimanfaatkan,” beber Maryono.

Ambon LumutKepokLamselPIsangRaja NangkaTanduk Brayut
Comments (0)
Add Comment