Bawa Coklat Ilegal, Empat Warga Negara Papua Diamankan

JAYAPURA – Patroli Lantamal X Jayapura, Rabu (13/11/2019) pagi sekira pukul 05.30 WIT, menangkap kapal motor berisi empat warga Papua Nugini (PNG).

Kapal motor tersebut membawa 12 karung coklat, di perairan Skouw, Jayapura. Komandan Lantamal X Jayapura, Brigjen TNI (Marinir) Nurri Adrianis Djatmika, mengatakan, penangkapan terhadap empat warga negara PNG itu diawali dari kecurigaan anggota yang sedang berpatroli.

Saat itu terlihat perahu motor melintas di sekitar perairan Skouw. Dan setelah digiring masuk ke pangkalan satuan patroli di Perasko, untuk diperiksa, ternyata dari empat warga negara PNG, hanya satu yang memiliki kartu pas lintas batas. Selain itu ditemukan 12 karung coklat, yang dibawa juga tidak memiliki dokumen. “Setelah melihat langsung keempat tersangka dan barang bukti yang dibawanya, langsung berkoordinasi dengan karantina tumbuhan dan imigrasi,” tambahnya.

Sementara itu, Kasie Ijin Tinggal dan Status Keimigrasian Jayapura, Agus Makabori, mengatakan, belum bisa memastikan apakah Kartu Lintas Batas (KLB) atas nama Donny Morgan asli atau palsu. Belum bisa dipastikan, karena masih harus diselidiki di Kantor Imigrasi Jayapura.

Kasie Karantina Tumbuhan Balai Pertanian Jayapura, Jeam Hattu, menyebut, dokumen yang dimiliki keempat warga PNG terkait barang yang dibawanya itu palsu. Di dokumen tertulis barang yang dibawa kayu masohi, namun ternyata berisi coklat. “Untuk barang bawaan sudah jelas berbeda antara dokumen dengan barang yang dibawa,” sebut Hattu.

Keempat wn PNG yang ditangkap yaitu Donny Morgan (37), Austin Duhu (34), Caspar Marevi (36) dan Leonard (23). Mereka ditangkap saat melintas memasuki wilayah RI disekitar perairan Skouw, Jayapura. (Ant)

CoklatIlegalkapal boatPapuapapua nuginipenyelundupantni al
Comments (0)
Add Comment