Es Ketan Hitam Malang, yang Mendapat Hati di Denpasar

Editor: Mahadeva

DENPASAR – Es ketan hitam khas Malang Jawa Timur, kini sudah mulai familiar di Bali, khususnya di Denpasar. Minuman yang dihidangkan manis tersebut mulai disukai oleh masyarakat di pulau yang berjuluk seribu pura tersebut.

Yatin, salah seorang penjual es ketan hitam di Denpasar mengatakan, minuman tersebut paling dicari masyarakat saat siang hari. Apalagi, cuaca di Denpasar belakangan ini dirasakan sangat panas, akibat kemarau yang berkepanjangan. “Iya, masyarakat cari yang seger-seger salah satunya ya, es ketan hitam ini,” ujar Yatin, Sabtu, (9/11/2019).

Es ketan hitam khas Malang jawa timur kini sudah mulai familiar di Bali khususnya di Denpasar, Sabtu (9/11/2019) – Foto: Sultan Anshori.

Es ketan hitam milik Yatin, dipertahankan keasliannya dari Malang. Mulai dari bahan baku es ketan hitam, hingga cara penyajiannya dipertankan keasliannya. Es ketan hitam terbuat dari santan yang sudah dibekukan menjadi es, ketan hitam, dawet berwarna merah.  Sebagai pelengkap, biasanya terdapat juga roti tawar yang disajikan bersama dan diberi sirup pada salah satu sisinya, untuk menambah rasa segar saat dikonsumsi.

Minuman tersebut tergolong berharga cukup murah, yaitu Rp2500 perporsi. Dan hanya perlu menambah Rp500, untuk sepotong roti. Es ketan hitam disajikan dengan mangkok kecil. “Setiap hari saya membuat puluhan mangkok es ketan hitam. Biasanya kebanyakan pembeli minum di tempat,” ujarnya Yatin.

Rasa manis dari sirup yang berpadu dengan gurihnya santan dan dinginnya es, melahirkan sebuah citarasa yang segar dan khas. Sebut saja Aryana, salah seorang pembeli es ketan hitam mengatakan, menyukai minuman tersebut sejak dirinya kuliah di Malang beberapa tahun lalu. Rasanya yang manis, serta tambahan santan membuat es tersebut terasa segar saat di minum di tengah teriknya matahari.”Selain enak minuman ini tergolong aman untuk dikonsumsi karena terbuat dari bahan-bahan alami,” pungkasnya.

Balidenpasares ketan hitammalang
Comments (0)
Add Comment