Menikmati Masakan Padang di Ampera Tanpa Nama

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

PADANG PANJANG – Kawasan kuliner yang ada di Kota Padangpanjang, Sumatera Barat, memang menghadirkan sejuta rasa. Bahan apa pun kuliner Padang, bisa ditemukan di kawasan kuliner tersebut. Begitu juga untuk mencari masakan Padang, tanpa memutar jauh.

Untuk di kawasan kuliner Padangpanjang ini, ada satu tempat makanan rugi jika tidak dilewatkan, yakni Ampera Tanpa Nama. Mungkin dari segi nama rumah makan Ampera ini terbilang sekilas menyepelekan, Tanpa Nama. Tapi dengan nama yang demikian, Ampera Tanpa Nama ternyata banyak diminati masyarakat.

Lalu, sebenarnya apa yang membuat selera begitu tergugah saat berada di Ampera Tanpa Nama. Nah, di Ampera Tanpa Nama ini sambal yang dijual lengkap alias apa pun yang diminta ada.

Tapi khusus untuk makanan masakan asli Minangkabau saja, seperti rendang, dendeng balado, gulai cubadak (nangka), gulai ikan, tambusu, dan banyak jenis masakan lainnya yang bisa ditemui di Ampera Tanpa Nama.

Mengingat cukup banyak masakan yang tersaji di meja pesanan, pemandangan masakan berbagai rasa terbentang luas di meja pesanan. Agar pesanan  bisa terlayani dengan cepat, maka ada tiga orang yang ditugaskan untuk melayani pembeli.

Sri, pekerja di Ampera Tanpa Nama menjelaskan, meski rumah makan itu tampaknya tak dikenal, namun di saat senja datang, di kawasan kuliner di Kota Padangpanjang, Ampera Tanpa Nama dipadati pembeli.

Begitu ramainya pelanggan Ampera Tanpa Nama ini, memiliki rasa yang memuaskan. Di Ampera Tanpa Nama, satu piring makan hanya Rp13.000.

Artinya Ampera Tanpa Nama merupakan tempat yang tepat untuk mengisi perut kosong. Karena pelanggan yang datang akan diberikan sensasi masakan rumahan, dengan rasa bumbu yang pas dan tidak terlalu pekat.

“Ampera di sini memiliki paket menu yang terdiri dari nasi putih, lauk, sayuran, seperti terong, tempe, jengkol, dan sebagainya. Biaya yang dikeluarkan pun tidak menguras kantong, untuk menikmati satu porsi hanya Rp13 ribu saja,” katanya, Sabtu (23/11/2019).

Dengan harga yang demikian siapa yang tidak tergiur menikmati Nasi Padang. Selain murah, selera terasa sangat puas atas masakan sambal yang begitu nikmat. Bahkan rasa masakan di Ampera Tanpa Nama jauh lebih enak ketimbang makanan Nasi Padang yang sudah memakai standar restoran.

Jika dihitung, akan sangat menguntungkan apabila bisa makan di Ampera Tanpa Nama, karena tidak menguras kantong, dan perut pun terisi kenyang, serta rasa masakan awet begitu singgah di lidah.

Salah seorang pelanggan Ampera Tanpa Nama, Endi, mengatakan, apabila ia lewat di Kota Padangpanjang, selalu menyinggahi Ampera Tanpa Nama yang ada di kawasan kuliner tersebut.

Tidak tanggung-tanggung, apabila perut benar-benar terasa begitu lapar, dobel porsi dianggap enteng oleh Endi untuk melahapnya.

“Saya kalau makan di sini, mana kenyang jika hanya satu porsi. Bukan soal nasi tidak cukup tersedia di piring, tapi ini tentang kepuasan selera dalam makan. Lagian jika dibanding makan di restoran, jelas lebih hemat di Ampera Tanpa Nama,” ujarnya.

Di Sumatera Utara, rumah makan yang memiliki nama Ampera, telah dikenal dengan harga makanan yang dijual lebih murah. Bahkan ada yang jual di harga Rp10.000 per porsinya. Alasan yang melekat untuk sebutan Ampera yang memiliki makanan lebih murah, karena ada sejarahnya.

Ampera merupakan singkatan dari Amanat Penderitaan Rakyat (Ampera). Dahulu, jika ada warung makan yang menuliskan Ampera, maka rakyat kecil ketika itu memiliki kesempatan menikmati makan di warung dengan lauk pauk yang lengkap.

Kini nama Ampera yang ada di sejumlah rumah makan Padang, bisa dikatakan memiliki harga yang lebih murah ketimbang harga di rumah makan pada umumnya.

Murah harga, bukan berarti rasa lebih baik di restoran, Ampera mengedepankan selera masakan kampung, bukan menginovasi masakan yang terkadang lari dari rasa yang sesungguhnya. Hingga membuat pelanggan memiliki rasa ketidakpuasaan saat menikmati makanan yang telah dipesan.

amperamasakanRestoranSumbar
Comments (0)
Add Comment