Pancaroba, Warga Biak Numfor Diminta Menjaga Kebersihan Lingkungan

BIAK – Memasuki masa peralihan musim, warga di Biak Numfor, Papua diimbau untuk menjaga kebersihan lingkungan rumahnya. Hal itu untuk mencegah munculnya penyakit pada saat pancaroba.

“Menghadapi perubahan cuaca, warga harus tetap menjaga kebersihan pribadi, selalu mencuci tangan dengan sabun sebelum makan, mengelola sampah rumah tangga, mengolah limbah cair rumah tangga, cukup istirahat, mengonsumsi makanan bergizi, tidak merokok dan berolahraga,” ungkap Kepala Bidang Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Dinas Kesehatan Biak Numfor, Ruslan Epid, Selasa (12/11/2019).

Untuk mengantisipasi penyebaran penyakit tersebut, Dinas Kesehatan Biak Numfor telah menginstruksi  petugas medis di Puskesmas dan Puskesmas Pembantu (Pustu) di 19 distrik melakukan Sistem Kewaspadaan Dini dan Respons (SKDR).

SKDR adalah, sistem deteksi dini terhadap ancaman Kejadian Luar Biasa (KLB) penyebaran penyakit menular. “Petugas kesehatan di Puskesmas harus tetap memperhatikan SKDR di lingkungan tugasnya, sehingga ketika muncul virus penyakit saat pergeseran pancaroba cuaca dapat mengetahui apa saja penyakit yang muncul dalam lingkungan tugas setempat,” jelasnya.

Ruslan menyebut, hal paling sederhana yang bisa dilakukan warga adalah dengan menjaga perilaku hidup sehat dan bersih di lingkungan keluarga. Saat pancaroba, penyakit yang biasa muncul adalah, influenza, demam berdarah, diare, dan infeksi saluran pernapasan.

Menyinggung kasus diare, di Biak selama 2018 dari catatannya ada 1.306 kasus diare yang dilaporkan oleh faslitas kesehatan baik Puskesmas maupun rumah sakit. “Untuk pengurangan kasus diare orang tua atau keluarganya harus mengutamakan kebersihan diri mencuci tangan pakai sabun di air mengalir,” tandasnya.

Berdasarkan data tujuh penyakit dengan jumlah pasien terbanyak di Biak Numfor adalah infeksi akut saluran pernapasan bagian atas 18.207 kasus, penyakit kulit infeksi 4.217, kulit alergi 1.716 kasus. Kemudian, infeksi saluran pernapasan bagian atas 1.529 kasus, tekanan darah tinggi 1.411 kasus, Tonsilitis 1.235 kasus, diare 1.036 kasus. (Ant)

biakBiak NumforPancarobaPapuapenyakit
Comments (0)
Add Comment