UPTD Lingkungan Hidup Bekasi Angkut Sampah Kali Jambe

Editor: Koko Triarko

BEKASI – Hamparan sampah yang menutup permukaan Kali Jambe di RW 12, Desa Satriajaya, Kecamatan Tambun Utara, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, akhirnya diangkut oleh UPTD Lingkungan Hidup menggunakan alat berat dari dinas PUPR.

UPTD LH wilayah 2 mengerahkan 30 personel untuk mengangkat hamparan sampah rumah tangga, plastik tersebut yang telah memadati permukaan Kali Jambe. Tak ada warga desa yang membantu tim LH yang turun ke Kali.

“Hingga pukul 14.30 WIB tadi. sepuluh truk sampah yang diangkut dan langsung dibuang ke tempat pembuangan akhir,” kata Subandi, Korlap wilayah 2 Tambun Dinas LH Kabupaten Bekasi, ditemui Cendana News di lokasi, Sabtu (2/11/2019).

Dikatakan, bahwa tim yang turun sudah biasa melakukan pembersihan sampah di beberapa titik Kali Jambe. Karena sampah plastik yang memadati Kali Jambe tidak hanya di desa Satriajaya, melainkan ada titik lain.

Subandi, Korlap wilayah 2, Dinas LH Kabupaten Bekasi, memimpin pengangkat sampah ditemui Cendana news, Sabtu (2/11/2019). –Foto: M Amin

Tim LH mengalirkan sampah dari titik hulu untuk dikumpulkan pada satu tempat, agar diangkut oleh alat berat. Kemudian dimasukkan ke dalam mobil sampah untuk dibawa ke tempat pembuangan akhir.

Menurut Subandi, tidak ada kesulitan timnya dalam mengangkat sampah dari permukaan air. Tapi terhambat karena hari Sabtu lalulintas sangat padat, sehingga truk angkutan sampah untuk kembali ke titik desa Satriajaya terhambat.

Subandi memprediksi, pengakutan sampah akan selesai dalam hitungan hari. “Paling tiga hari selesai, tapi kan besok Minggu, jadi akan dilanjut lagi Senin lusa,” tukas Subandi.

Diakuinya, titik sampah di wilayah Tambun bajk utara dan selatan cukup banyak. Dan, sampah di Desa Satriajaya yang memadati Kali Jambe tergolong sampah baru yang dibawa dari hulu Kali.

Disebutnya, beberapa titik sampah yang kerap memadati Kali di wilayah kerjanya seperti Kali Jambe dekat  Maga atau Kramat Mundu, jembatan blok A Papan Mas Mangunjaya, Jatimulya.

Sampah yang ada tersebut didominasi sampah rumah tangga seperti plastik, bekas kasur, streyofoam. Sampah terjadi karena kurangnya kepedulian masyarakat untuk membuang sampah pada tempatnya.

“Kalau imbauan LH sudah sering memberikan penyuluhan baik melalui RT/RW, Desa dan kecamatan. Tapi, rasa kepedulian itu belum ada sepertinya,” ujar Subandi.

Pengangkutan sampah disaksikan langsung pihak camat, kepala desa dan perangkat desa setempat. Tapi terlihat tidak ada satu pun personel desa atau warga yang membantu tim LH untuk mengangkut sampah dari Kali Jambe.

Warga terpantau hanya menonton proses pengangkatan yang dilakukan personel tim LH dari Kabupaten Bekasi, saat turun ke Kali melakukan pengangkatan sampah.

bekasiJabarjambeKaliSampah
Comments (0)
Add Comment