Bupati Pessel Ingatkan Petani Gunakan Alsintan Sesuai Peruntukan

Editor: Koko Triarko

PESISIR SELATAN – Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatra Barat, mengingatkan kepada para petani setempat untuk memanfaatkan bantuan alsintan sesuai peruntukan.

Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan, Pesisir Selatan, Nuzirwan, mengatakan, tujuan adanya pemberian bantuan alsintan kepada kelompok tani ialah mempermudah kinerja, dalam rangka mencapai swasembada pangan. Namun, bila bantuan itu hanya digunakan oleh segelintir orang saja, apalagi ada yang menjualnya, hal tersebut jelas telah menyalahgunakan bantuan yang telah diberikan tersebut.

“Kita memberikan bantuan itu untuk memberikan jaminan terhadap kesejahteraan masyarakat petani di Kabupaten Pesisir Selatan. Makanya sesuai dengan potensi besar yang dimiliki daerah itu, diharapkan kepada kelompok tani mampu mengolah setiap lahan yang digarapnya dengan serius dan terarah. Alsintan adalah salah satu bentuk dukungan kita kepada para petani,” katanya, Senin (2/12/2019).

Bupati Pesisir Selatan, Hendrajoni, saat ditemui di sela-sela kegiatannya di Padang, Senin (2/12/2019). -Foto: M. Noli Hendra

Untuk itu, Nuzirwan mengingatkan kepada pengurus kelompok tani yang telah menerima alsintan dari Bupati Pesisir Selatan Hendrajoni beberapa hal lalu itu, agar benar-benar dipergunakan oleh kelompok. Karena bantuan tersebut diberikan bertujuan meningkatkan hasil produksi pertanian.

“Saya ingatkan kepada pengurus kelompok tani yang penerima bantuan saat ini, jangan menguasainya untuk kepentingan sendiri. Namun, harus dipergunakan untuk seluruh anggota kelompok.

Diharapkan, bantuan alsintan mampu meringankan biaya pengolahan lahan yang digarap, sehingga membuat waktu kerja menjadi lebih efektif dan efisien dalam meningkatkan produksi pertanian masyarakat.

“Maka, setiap kelompok tani harus profesional serta memiliki manajemen yang bagus, maka alsintan ini akan mendatangkan keuntungan yang bagus pula bagi kelompoknya. Karena itu, buatlah aturan pengelolaan dengan baik dan benar, agar mendapatkan hasil yang baik pula demi kesejahteraan petani di masa mendatang,” harapnya.

Nuzirwan menyatakan, jika kedapatan terjadi semacam penyelewengan, Pemkab Pesisir Selatan akan melakukan tindakan tegas, seperti menarik alsintan kembali ke Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan.

Bupati Pesisir Selatan, Hendrajoni, mengatakan, bahwa memaksimalkan alat yang ada itu amat penting. Hal ini mengingat besarnya potensi pertanian, maka Pesisir Selatan sejauh ini terus membutuhkan bantuan alsintan dari pemerintah pusat untuk menggarap lahan pertanian  yang ada.

“Manfaatkan bantuan alsintan itu menurut aturan main yang telah ditetapkan. Jika kelompok tani memiliki organisasi dan manajemen yang bagus, maka tidak mustahil alsintan ini akan mendatangkan keuntungan bagi kelompok,” ucapnya.

Hendrajoni menyebutkan, sebagai kawasan pertanian dan lumbung padi di Sumatra Barat, daerah Pesisir Selatan memerlukan alsintan untuk menunjang produktivitas para petani. Untuk itu, ia berharap agar kelompok tani yang telah menerima bantuan alsintan dapat memanfaatkannya dengan baik.

“Saya tidak menginginkan adanya laporan masyarakat, bahwa alsintan hanya dimanfaatkan oleh satu atau dua orang saja, yaitu ketua dan sekretaris kelompok saja, tapi harus seluruh anggota,” tegasnya.

Makanya, Pemkab Pesisir Selatan menyatakan alsintan tidak boleh dijual atau berpindah tangan kepada pihak lain yang tidak berhak. Serta dinas terkait akan selalu melakukan pengawasan terhadap penggunaan alsintan ini.

AlsintanpesisirPesselpetaniSelatanSumbar
Comments (0)
Add Comment