Petani Pangkas Tunas Kakao untuk Rangsang Pertumbuhan Bunga

Redaktur: Muhsin E Bijo Dirajo

LAMPUNG — Mengatasi pertumbuhan bunga kakao yang tersendat akibat kemarau berkepanjangan membuat petani petani di Lampung Selatan memilih untuk memangkas tunas baru. Hal tersebut dikarenakan masa penunasan membuat bunga berkurang.

Saidin, petani kakao di Desa Kuripan Kecamatan Penengahan menyebutkan, yang  mengakibatkan pohon menggugurkan daun yang juga diiringi masa penunasan. Sebagai cara merangsang pertumbuhan bunga ia melakukan perempelan tunas.

“Pemangkasan tunas diharapkan meningkatkan produksi buah jelang musim penghujan. Pada kondisi normal satu pohon bisa menghasilkan sekitar 15 kilogram buah kering. Namun selama kemarau hanya mendapatkan hasil sekitar 9 kilogram,” ungkap Saidin saat ditemui Cendana News, Senin (2/12/2019)

Pada masa puncak panen, Saidin menyebut harga jual mencapai Rp25.000 hingga Rp30.000. Namun saat produksi menurun hanya dihargai Rp20.000 hingga Rp23.000.

Petani lain, Yusuf menyebut produksi buah kakao dipengaruhi musim. Saat kemarau hasil panen mengalami penurunan imbas pohon yang mengalami masa menggugurkan daun.

“Musim kemarau bajing kerap memakan buah kakao karena pakan alami berkurang di alam,” beber Yusuf.

Meski demikian ia menyebut kualitas buah kakao yang dipanen saat kemarau lebih baik. Sebab proses pengeringan secara alami di bawah terik matahari hanya membutuhkan waktu sekitar satu hari.

“Kakao yang kering sempurna bisa disimpan dalam waktu lama dalam wadah kedap udara. Dijual saat harga mulai membaik sehingga bisa dijadikan investasi,” tambahnya.

Mendekati musim penghujan Yusuf menyebut sebagian tanaman kakao miliknya sengaja dipangkas. Hal tersebut dilakukan untuk merangsang pembungaan sekaligus menyiapkan lahan untuk penanaman jagung.

“Tumpangsari tanaman kakao dengan jagung menjadi pilihan bagi petani untuk memperoleh hasil maksimal,” tambahnya.

Memasuki masa penunasan tanaman kakao, Yusuf melakukan pemberian pupuk kompos. Selain dari kotoran ternak kambing, sapi ia melakukan pemberian dolomit.

“Dolomit berfungsi menetralkan kadar keasaman tanah sehingga saat musim penghujan akan merangsang kesuburan tanah. Pemberian pupuk kompos untuk tanaman kakao menjadi cara merangsang produksi saat masa pembungaan,” pungkasnya.

KakaoLampungLamsel
Comments (0)
Add Comment