Angler APSI Kembali Memburu Strike di Danau Mekarsari

Editor: Makmun Hidayat

BOGOR — Kelestarian ekosistem Danau Mekarsari mendorong para komunitas angler untuk kembali menggelar acara tahunannya di Danau Mekarsari. Pihak Taman Buah Mekarsari sendiri, melihat ini sebagai suatu peluang untuk menunjukkan pada masyarakat bahwa Taman Buah Mekarsari bukan hanya terkotak bagi para peneliti buah dan tanaman. 

Marketing Communication Taman Buah Mekarsari Firman Setiawan menyampaikan kerja sama dengan Angler Pemburu Strike Indonesia (APSI) yang digelar di Danau Mekarsari adalah untuk memperkenalkan bahwa wisata di Mekarsari tidak hanya berkaitan dengan buah.

“Jadi kita menunjukkan bahwa Mekarsari punya potensi danau yang bisa dimanfaatkan untuk wisata. Bukan hanya melulu terkait dengan buah atau penelitian,” kata Firman saat ditemui di area Danau Mekarsari, Taman Buah Mekarsari Bogor,  Minggu (12/1/2020).

Ia menambahkan bahwa para peserta setelah acara memancing selesai akan diberi kesempatan untuk melakukan tur kebun.

“Para pemancing ini kan membawa keluarga. Jadi kegiatan hobi bagi para angler juga bisa dijadikan sarana liburan keluarga. Secara lokasi, Mekarsari kan lebih memungkinkan para anggota keluarganya untuk berkegiatan dengan aman. Dibandingkan kalau di lokasi danau yang tidak ada wahana wisatanya. Cakupan aktivitasnya kan jadi lebih luas,” ujarnya.

Firman menyebutkan Taman Buah Mekarsari menjadi partner komunitas dalam kegiatan angler ini.

“Harapannya, kerja sama ini bisa membuka keuntungan bagi kedua belah pihak. Untuk Mekarsari, pastinya adalah untuk awareness dan branding,” paparnya.

Ketua APSI Moch Rusly saat ditemui di Danau Mekarsari, Taman Buah Mekarsari Bogor, Minggu (12/1/2020). -Foto Ranny Supusepa

Ketua APSI Moch Rusly menyebutkan pada kegiatan tahunan APSI kali ini, ada 600 angler dari sekitar 70 komunitas di Jabodetabek, Jawa hingga Lampung dan Palembang.

“Acara ini agenda tahunan. Dan kali ini pure acara APSI. Tidak bekerja sama dengan pihak lain, seperti dengan Shimano pas tahun lalu,” kata Rusly.

Kalau dengan pendamping, menurut Rusly, jumlah total yang datang ke Taman Buah Mekarsari bisa melebihi 700 orang.

“Penghargaan yang kita berikan pada angler adalah penilaian gabus terpanjang untuk Juara I,  II dan III. Dan ada juga untuk spesies, yaitu ikan Betutu,  Ikan Mujair dan ikan Red Devil,” ucapnya.

Menurut Rusly, keistimewaan Danau Mekarsari adalah ekosistemnya yang masih terjaga.

“Contohnya, ikan Betutu ini. Biasanya ikan Betutu tidak bisa dipancing dengan sistem Casting. Yaitu cara pancing dengan menggunakan umpan bohongan, bukan umpan hidup,” paparnya.

Habitat Danau Mekarsari yang lestari menurut Rusly menjadi salah satu alasan mengapa komunitas angler sangat menyukai lokasi pemancingan di Danau Mekarsari.

“Tahun lalu, angler kita ada yang mendapatkan gabus hingga 58 cm. Kalau sekarang, yang baru masuk 52 cm. Tapi waktu kan masih panjang, hingga jam 11 siang. Jadi masih ada kemungkinan untuk mendapatkan yang lebih dari 52 cm,” pungkasnya.

apsibogorDanau Mekarsarijawa baratKomunitas Anglertaman buah mekarsari
Comments (0)
Add Comment