Pisang Garing Khas Bandar Lampung

Editor: Koko Triarko

LAMPUNG – Pisang menjadi salah satu bahan pangan yang bisa diolah menjadi beragam kue yang lezat. Salah satunya, pisang garing yang dibuat dari pisang jenis kepok.

Stevany Nori, warga jalan Salem, Teluk Betung Selatan, Bandar Lampung, membuat pisang garing sebagai menu untuk akhir pekan. Bahan dan proses pembuatan yang sederhana menjadi pilihan.

Stevany Nori menyebut, kue pisang garing telah dikenal olehnya saat tinggal di Bangka Belitung. Kue tersebut mirip dengan nagasari yang dibuat dengan tepung beras. Meski bahan sama dari pisang kepok, ia menyebut bahan yang digunakan meliputi tepung hunkwee yang terbuat dari tepung aren, santan, tepung agar-agar, vanili, gula pasir, dan garam.

Semua bahan yang sudah disiapkan akan dibentuk menjadi adonan sebelum dicetak. Adonan yang pertama dibuat berupa tepung hunkwee, tepung agar-agar, air dan santan. Bahan-bahan tersebut dimasukkan dengan garam dan gula pasir, selanjutnya dimasak dalam api sedang hingga mengental. Adonan akan dibuat dalam dua bagian, dengan warna putih dan adonan diberi warna coklat.

Stevany Nori, warga Teluk Betung Selatan, Bandar Lampung, saat membuat pisang garing di rumahnya, Sabtu (25/1/2020). -Foto: Henk Widi

“Pilihan membuat adonan menjadi coklat dan putih atau warna hijau dengan memakai pandan sesuai selera, agar kue pisang garing memiliki rasa dan penampilan bervariasi,” ungkap Stevany Nori, saat ditemui Cendana News, Sabtu (25/1/2020).

Setelah semua adonan tersebut siap, pembungkus dari daun pisang disiapkan.

Stevany Nori membuat pisang garing dengan bahan sekitar 200 gram tepung dan pisang kepok untuk membuat sekitar 50 bungkus. Adonan tepung hunkwee dan bahan lain akan dibungkus dengan daun pisang melalui proses pelipatan.

Proses melipat daun pisang dilakukan dengan bentuk kotak dan bagian yang dilipat diletakkan bagian bawah hingga dingin. Daun pisang kepok, menurutnya menjadi pilihan karena memiliki tekstur tebal dan mudah dilipat.

Adonan yang dibungkus dalam kondisi panas, akan membuat daun pisang cepat layu. Proses layunya daun pisang makin menambah cita rasa pisang garing.

“Biasanya, pisang garing akan dikemas memakai plastik, namun akan lebih nikmat memakai daun pisang,” papar Stevany Nori.

Ia membuat kue pisang garing untuk sajian akhir pekan. Selain itu, perayaan tahun baru lunar atau imlek kue pisang garing bisa dijadikan sajian pilihan. Kue yang memiliki tekstur lembut dengan bahan utama pisang tersebut memiliki nilai gizi yang baik. Terlebih dengan bahan-bahan yang lembut sangat cocok dikonsumsi untuk sarapan dan camilan.

Pitka, salah satu anak yang menyukai pisang garing, menyebut rasa kue tersebut sangat lezat. Memiliki rasa yang lembut dengan aroma wangi vanili, membuat ia menyukai kue tersebut disantap dalam kondisi hangat. Kue dengan bahan utama pisang, menurutnya menjadi pilihan kue di samping jajanan lain.

“Rasanya lebih nikmat dengan aroma vanili, karena wangi saat masih hangat lebih lembut,” papar Pitka.

Kue pisang garing, menurutnya bisa dinikmati dalam kondisi dingin. Pisang garing dingin bisa disimpan dalam kulkas. Sebagai kue yang segar dalam kondisi dingin, pisang garing bisa dinikmati dengan teh hangat.

Saat belum akan dikonsumsi, pisang garing masih bisa disimpan dalam kulkas dan bisa bertahan dalam waktu sepekan. Makin lama disimpan dalam lemari pendingin, pisang garing akan makin segar.

BandarKepokLampungPIsang
Comments (0)
Add Comment