RS TC Hillers Maumere Rawat 127 Pasien DBD

Editor: Koko Triarko

MAUMERE – Memasuki musim penghujan sejak Desember lalu, penderita penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) di kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, mengalami peningkatan tajam.

Di Kabupaten Sikka, jumlah penderita DBD mayoritas anak-anak dan kebanyakan pasien dirujuk dari Puskesmas untuk mendapatkan perawatan secara intensif di  Rumah sakit (RS) TC Hillers Maumere.

“Hingga kemarin, sudah 127 pasien DBD yang dirawat di rumah sakit ini, dan kebanyakan anak-anak,” kata dr.Clara Y.Francis, MPH., Direktur RS TC Hillers Maumere, Jumat (17/1/2020).

Clara menyebutkan,dari 127 pasien yang dirawat selama Januari ini, pasien anak-anak sebanyak 81 orang dan dewasa 46 pasien.

Direktur RS TC Hillers Maumere, kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, dr.Clara Y. Francis, MPH., saat ditemui di kantornya, Jumat (17/1/2020). -Foto: Ebed de Rosary

Jumlah pasien DBD mulai dirawat di rumah sakit ini sejak tanggal 6 Januari, jumlah terbanyak 23 pasien pada 13 Januari, disusul pada 10 dan 14 Januari sebanyak 13 pasien serta tanggal 8 dan 16 Januari masing-masing 12 orang.

“Setiap tahun, jumlah penderita selalu meningkat sejak bulan Desember, sehingga kami sudah mengantisipasinya. Kapasitas ruangan untuk anak-anak pun masih mencukupi, dan bila penuh akan dirawat di ruangan untuk orang dewasa,” ujarnya.

Dari 12 kasus baru yang dirawat, sebanyak 12 orang, anak-anak sebanyak 10 orang dan dewasa hanya 2 orang, sementara untuk kasus lama yang masih dirawat anak-anak dan dewasa masing-masing 10 orang.

Dirinya berharap, agar masyarakat bisa meningkatkan kesadaran untuk menjaga kebersihan rumah dan lingkungannya, agar bisa terbebas dari sampah dan tempat-tempat yang berpotensi ada genangan air.

“Kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan dan membersihkan jentik nyamuk harus tumbuh. Kita tidak bisa hanya berharap kepada petigas kesehatan saja, sebab pencegahan jauh lebih penting dibandingkan pengobatan,” pesannya.

Lusia Nona, salah seorang ibu pasien yang ditemui di ruangan Melati RS TC Hillers Maumere, menyebutkan, anaknya yang baru duduk di bangku SMA sudah dua hari menjalani perawatan.

“Anak saya mengalami demam dan kami berobat ke Puskesmas dan dikatakan terkena demam berdarah, sehingga dirujuk ke rumah sakit ini. Anak saya baru sekali ini terserang demam berdarah,” ungkapnya.

Pantauan Cendana News, di RS TC Hillers para pasien yang dirawat di ruang perawatan anak terdapat beberapa bayi dan balita, serta anak-anak remaja yang selalu dikontrol trombositnya secara rutin.

Para pasien bayi dan balita selalu didampingi oleh ibunya yang berada di dalam ruang perawatan sementara, dan terlihat beberapa tempat tidur masih kosong karena pasien sudah diperbolehkan kembali ke rumah setelah menjalani perawatan.

DBDDemammaumereNTTSikka
Comments (0)
Add Comment