Tak Capai Target, Kepala Sekolah di Aceh Harus Mundur

ACEH BESAR – Kepala Sekolah di Aceh, yang tidak mampu mencapai target kerja, yang telah ditetapkan, harus siap mundur dari jabatan.

“Apabila dalam waktu enam bulan, hasil evaluasi dinilai tidak mampu melaksanakan kontrak kerja, maka harus bersedia mengundurkan diri atau diberhentikan,” kata Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, Taqwallah, di Banda Aceh, Sabtu (11/1/2020).

Pernyataan itu disampaikan, di sela-sela penandatanganan kontrak kerja kepala sekolah tingkat SMA sederajat, di ruang serba guna Kantor Gubernur Aceh, Banda Aceh. Kontrak kerja tersebut berisi pernyataan kesanggupan melaksanakan tugas, sesuai ketentuan perundang-undangan. Utamanya, demi mewujudkan visi dan misi Pemerintah Aceh serta program unggulan Aceh Caroeng.

Adapun tugas yang harus dilakukan para kepala sekolah sebagaimana tertulis dalam kontrak kerja tersebut dibagi ke dalam lima poin. Yaitu, melaksanakan program BEREH di sekolah, dan meningkatkan prestasi akademik sehingga murid lulus PTN dan diterima kerja. Meningkatkan kenyamanan ruang guru, karir guru dan kesejahteraan guru, memastikan kelancaran aktivitas belajar mengajar tepat waktu dan tepat kurikulum.

Menaruh perhatian kepada siswa miskin dan siswa yang mengalami masalah agar tetap bersekolah. Kepala sekolah yang baru dilantik harus mampu menghadirkan perubahan di sekolah. Terutama, meningkatkan prestasi akademik. Sehingga murid dapat lulus perguruan tinggi negeri dan diterima kerja. (Ant)

Acehkepala sekolahSekolahsma
Comments (0)
Add Comment