Ada Titik Terang Penyelesaian Kasus Jiwasraya

JAKARTA – Anggota Panitia Kerja (Panja) Asuransi Jiwasraya Komisi VI DPR, Andre Rosiade, menyebut mulai ada titik terang untuk keputusan yang akan diambil terkait penyelesaian kasus yang terjadi pada Badan Usaha Milik Negara (BUMN) PT Asuransi Jiwasraya (Persero).

“Panja Jiwasraya Komisi VI on the track. Pemagangan dan titik terang opsi ini sudah mulai kelihatan, termasuk kepastian pembayaran nasabah. Akhir Maret sudah mulai dibayar,” kata Andre, ditemui saat rehat pada Rapat Kerja dengan BUMN Asuransi di Jakarta, Rabu (19/2/2020).

Menurutnya, terdapat beberapa pilihan keputusan yang telah dibahas dalam Panja Jiwasraya bersama pihak-pihak terkait. Beberapa pilihan tersebut termasuk apakah BUMN asuransi ini akan terus ada atau akan dilikuidasi.

“Ada opsi, bahwa Jiwasraya tetap ada, ada juga opsi likuidasi, banyak opsi. Ada opsi nonAPBN ada juga yang APBN. Kami belum bisa sampaikan ke publik, yang jelas ini on the track,” tukas Andre.

Menurut Andre, cicilan pembayaran kepada nasabah tetap akan dibayarkan mulai akhir Maret 2020, kendati ia tidak menyebutkan nilai maupun jumlah nasabah yang akan menerimanya.

Dalam hal ini, Andre menambahkan Panja Jiwasraya akan fokus terhadap dua hal, yakni penyelesaian kasus, termasuk aksi korporasi dan aksi pemerintah yang akan diambil, kemudian terkait pembayaran kepada nasabah.

Ada pun pilihan-pilihan keputusan penyelesaian terhadap kasus ini akan dilakukan pada Maret 2020.

“Panja Jiwasraya akan ada pematangan pengambilan opsi sekali lagi sebelum masa sidang berakhir pada 27 Februari 2020,” pungkas Andre. (Ant)

#DPRDKIJakartaJiwasrayapanja
Comments (0)
Add Comment