Belasan Orang di Aceh Gagal Tes CPNS karena Terlambat

BANDA ACEH – Sebanyak 13 orang dipastikan gagal di hari pertama Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) bagi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di wilayah Pemkot Banda Aceh.

Pada seleksi untuk Pemerintah Kota Banda Aceh tersebut, mereka terlambat datang. Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Banda Aceh menyatakan, peserta yang mengikuti tes hari pertama sebanyak 1.000 orang.

Peserta dibagi dalam beberapa sesi tes. “Senin (10/2/2020) ada seribu orang peserta, setiap sesi ada 200 orang, cuma hari ini yang mengikuti ujian sebanyak 186 di sesi pertama karena 13 orang ada yang terlambat dan juga tidak hadir,” kata Sekretaris BKPSDM Banda Aceh, Nurhasanah, Senin (10/2/2020).

Seleksi itu akan berlangsung dari 10 hingga 14 Februari 2020. Dalam satu hari, terdapat lima sesi ujian. Peserta yang terlambat, tidak diizinkan untuk mengikuti ujian dan dianggap gugur. “Yang terlambat walaupun hanya lima menit tetap tidak bisa mengikuti ujian, meskipun kita sayang melihat mereka yang tidak bisa mengikuti ujian, tapi kepatuhan dan disiplin waktu itu bagi kita tetap nomor satu,” tegasnya.

Saat ujian, peserta tidak diperbolehkan membawa tas ke dalam ruang tes. Petugas melakukan pemeriksaan di pintu masuk guna menghindari berbagai kecurangan. Peserta juga melakukan pemindaian kartu ujian sebelum mengikuti tes. “Belum ada kendala yang muncul. Hanya saja mungkin keterlambatan peserta yang membuat kita kecewa karena datang di menit terakhir waktu ujian,” katanya.

Di tes SKD, peserta harus mencapai nilai ambang batas untuk kelulusan, yakni Tes Kerakteristik Pribadi (TKP) 126 poin, Tes Intelegensia Umum (TIU) 80 poin dan Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) 65 poin. Dengan minimal total poin 271. “Nilai ini harus lewat ketiganya, jika hanya satu atau dua yang nilainya tinggi tetap tidak lulus ujian,” pungkasnya. (Ant)

AcehCPNSSKD
Comments (0)
Add Comment