Om Apip, Pencipta Lagu Anak di NTB yang Peduli Penyandang Disabilitas

MATARAM – Om Apip, namanya terbilang singkat dan mudah diingat. Dia adalah sosok pencipta lagu anak-anak di Lombok, Nusa Tenggara Barat, yang peduli terhadap penyandang disabilitas.

Menariknya, hasil rekaman lagu  berbentuk CD Audio yang dijual seharga Rp50 ribu per-keping, disumbangkan ke Yayasan Lombok Care, untuk mendukung anak-anak penyandang disabilitas. “Saya mulai membuat lagu-lagu anak sejak 2012, saat bergabung di Yayasan Lombok Care yang programnya untuk membantu anak berkebutuhan khusus, terutama dari keluarga kurang mampu, agar mendapatkan pelayanan rehabilitasi dan edukasi,” paparnya, Minggu (2/2/2020).

Lagu-lagu yang tercipta terinspirasi dari anak-anak hebat, pada awalnya ditujukan untuk melatih bicara dan memotivasi anak dan orang tua di yayasan untuk tetap semangat. Tetapi ternyata, banyak anak lainnya juga suka. “Sehingga di 2019 saya merekam lagu-lagu tersebut secara profesional, dan mengeluarkan album pertama yang berjudul Anak Petani,” ungkapnya.

Kebetulan momentumnya, saat ini lagu-lagu anak sudah tidak ada yg memproduksi. Sehingga gerakan Om Apip juga menjadi pemantik bangkitnya kembali lagu-lagu anak Indonesia. “Karena saya rasa anak-anak zaman now ini, banyak yang bernyanyi tidak sesuai dengan umurnya, baik itu dari segi lirik dan makna dari lagu lagu tersebut sehingga akan berdampak kurang bagus dalam masa tumbuh kembang anak,” tandasnya.

Sampai saat ini, Om Apip telah tampil di berbagai macam acara, seperti Festival Anak di Lombok Utara, acara Anteh Bang di Mataram, dan No Comment di Mataram, tampil di RRI Mataram, acara Edu Fair Lombok Epicentrum Mall, serta beberapa pertunjukan kecil di sekolah dan komunitas.

Ia menyebut, di setiap pertunjukan selalu mengampanyekan isu inklusi. Dengan harapan, anak-anak disabilitas pada masa mendatang diberikan banyak ruang dan kesempatan untuk dapat bersama-sama membangun bangsa.

Karena itu, anak-anak disabilitas selalu diundang untuk datang, agar bisa berbaur dengan masyarakat lain. Hal itu juga sebagai salah satu motivasi agar mereka percaya diri. Program Om Apip di tahun ini, membuat album ke-2 dan juga melakukan pertunjukan di sekolah-sekolah di Pulau lombok. “Mudah-mudahan karya Om Apip ini dapat diterima dan disukai oleh semua masyarakat dari berbagai usia, anak hingga dewasa serta dapat mewarnai khasanah lagu anak Indonesia,” pungkasnya. (Ant)

Disabilitaslagu anakmataramNTBOm Apip
Comments (0)
Add Comment