Pesona Hati Ungu yang Kian Populer

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

BOGOR – Hati Ungu atau yang lebih populer dengan sebutan Purple Heart, termasuk tanaman yang mudah untuk berkembang biak. Hanya dengan mengandalkan batang saja, Hati Ungu bisa berkembang dalam waktu yang relatif singkat.

Alasan inilah yang membuatnya menjadi salah satu tanaman hias populer di kalangan pecinta tanaman.

Staf Agro Taman Buah Mekarsari, Heri, menyebut Hati Ungu atau Tradescantia pallida merupakan tanaman hias yang masuk ke dalam famili Commelinaceae.

“Yang membuat tanaman Hati Ungu ini menjadi populer adalah karena warna ungunya yang solid. Sehingga terlihat mencolok di tengah tanaman lainnya yang berwarna hijau,” kata Heri saat ditemui di Area Nursery Taman Buah Mekarsari, Minggu (29/3/2020).

Koleksi Tanaman Hati Ungu di Area Nursery Taman Buah Mekarsari, Minggu (29/3/2020) – Foto: Ranny Supusepa

Tanaman Hati Ungu ini memiliki batang berwarna ungu serta daun yang berwarna ungu pada bagian atas dan memiliki warna ungu terang semburat merah muda di bagian sebelah bawah.

“Ukuran panjang daunnya antara 15-20 cm dengan lebar sekitar 2,5-3,5 cm. Daunnya agak tebal dan memiliki kandungan air yang cukup tinggi,” urainya.

Keindahan lainnya adalah bunganya yang kecil dan terlihat menonjol di antara kumpulan daun yang berwarna ungu.

“Bunganya sendiri warnanya Pink dan biasanya mekar pada pagi hari. Jadi namanya sendiri memang hanya merujuk pada daunnya. Bunganya cenderung rajin, yang mana dalam satu pucuk bisa bertumbuh beberapa bunga tapi tidak bersamaan,” urainya.

Heri menyebutkan cara perkembangbiakan Hati Ungu adalah melalui stek batang.

“Kita tinggal potong batangnya di antara ruas, lalu tancapkan ke tanah. Dalam waktu dua minggu, sudah akan terlihat akarnya. Dan dalam tempo dua bulan, sudah terbentuk tanaman yang utuh,” ucapnya.

Akar Hati Ungu yang berumur dua minggu sejak batang hasil potongan ditancapkan ke tanah, Area Nursery Taman Buah Mekarsari, Minggu (29/3/2020) – Foto: Ranny Supusepa

Jadi, jika saat pembersihan lahan, masih ada batang yang tertinggal, maka batang itu akan bisa bertumbuh dalam waktu singkat.

Ia menyebutkan Hati Ungu bisa diletakkan di pot, di pot gantung maupun di tanah, tergantung pada luas lahan yang dimiliki oleh pecinta tanaman.

“Saat panjang, batang Hati Ungu akan menjuntai. Kalau di tanah akan merambat dengan cepat dan bisa digunakan untuk menutupi lahan tertentu,” paparnya.

Heri menyebutkan Hati Ungu membutuhkan tanah pouros dan suhu lingkungan sekitar 20-22 derajat Celcius.

“Selain itu, sinar matahari juga dibutuhkan untuk tanaman ini. Semakin bagus penyinarannya, maka semakin mencolok warnanya. pH tanah yang baik itu sekitar 6,” pungkasnya.

batangbogorBuahdaunJabarmekarsaritamantanahtanamanUnguwarna
Comments (0)
Add Comment