Pria ini Berdayakan Pemuda Desa Kedaung Lewat Usaha Konveksi

Redaktur: Muhsin E Bijo Dirajo

LAMPUNG — Ruswanto, warga Dusun Pematang Bom, Desa Kedaung, Kecamatan Sragi, Lampung Selatan (Lamsel) memilih membuat usaha konveksi untuk memberdayakan anak muda di desanya. Usaha yang ditekuninya memproduksi seragam sekolah, kaos olahraga dan berbagai jenis pakaian.

Ruswanto, pemilik usaha konveksi skala rumah tangga saat ditemui di Dusun Pematang Bom Timur, Desa Kedaung, Kecamatan Sragi, Lampung Selatan, Selasa (10/3/2020). Foto: Henk Widi

Memiliki pengalaman bekerja dalam bidang konveksi, ia memilih membuka usaha di desanya dengan karyawan dominan pemuda di desanya. Sebagian pemuda yang direkrut merupakan lulusan SMP yang belum bisa melanjutkan ke jenjang lebih tinggi.

“Kesempatan untuk belajar dalam bidang konveksi, sekaligus mendapatkan hasil dengan kesempatan untuk bisa melanjutkan pendidikan atau mengikuti program kelompok belajar paket C,” terang Ruswanto saat ditemui Cendana News, Selasa (10/3/2020).

Ruswanto menyebut sektor usaha konveksi yang ditekuninya memiliki semangat untuk menciptakan lapangan kerja. Sebab selama ini sejumlah pemuda lulus sekolah memilih untuk bekerja di luar wilayah.

Selain mempekerjakan tenaga tetap, sejumlah tenaga lepas bisa direkrut saat pesanan banyak. Sebagai penjual jasa pembuatan pakaian, kaos, Ruswanto menyebut order yang paling banyak terjadi saat momen istimewa. Pesanan tersebut berasal dari sejumlah toko besar.

“Toko besar yang bekerjasama dengan usaha saya akan mengirimkan bahan kain beberapa bal, lalu kami produksi menjadi celana, kemeja dan kaos seragam,” ungkapnya.

Pesanan dari sejumlah toko pakaian untuk kebutuhan seragam menurutnya masih cukup stabil dan akan meningkat menjelang pemilihan kepala daerah (Pilkada). Kebutuhan tersebut meliputi kaos partai, kaos simpatisan calon tertentu dan sejumlah atribut.

“Order musiman bisa menyerap tenaga kerja di desanya,” terangnya.

Melalui dukungan pemerintah daerah, desa ia berharap sektor Usaha Kecil dan Menengah (UKM) bisa berkembang di pedesaan. Sebab selain menciptakan lapangan pekerjaan baru kretifitas pemuda bisa terasah untuk menciptakan produk yang berdaya saing.

“Sejumlah produk kaos, pakaian yang kami buat dibantu oleh para pemuda untuk memasarkannya dengan media sosial,” beber Ruswanto.

Meski usaha yang ditekuninya ada di pedesaan, Ruswanto menyebut omzet yang diperoleh cukup memuaskan. Sebab saat ada order dalam jumlah banyak yang bisa dikerjakan selama empat bulan usaha miliknya memiliki omzet sekitar Rp40 juta.

“Mendapatkan omzet yang cukup besar di level desa digunakan untuk penambahan modal usaha berupa peralatan,” tambahnya.

Memiliki sejumlah karyawan yang dominan pemuda desa ia berharap sektor usaha miliknya berkembang. Sejumlah pemuda yang dilatih, bekerja pada usaha yang dimilikinya akan diberi kesempatan untuk membuka usaha baru.

“Cara tersebut dilakukan untuk memberi kesempatan sektor usaha konveksi semakin berkembang di desa. Sebab semakin banyak usaha serupa akan bisa menarik order dari luar wilayah dan meningkatkan omzet,” tambahnya.

Kecamatan SragiKedaungkonveksiLampunglampung selatan
Comments (0)
Add Comment