Sejumlah Warga Senang Dapat Paket Ramadan Titiek Soeharto

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

JAKARTA – Sejumlah pemain boneka seni yang tergabung dalam Paguyuban Boneka Seni TMII mengaku sangat senang dan berterima kasih mendapatkan bantuan paket Ramadan dari keluarga besar Presiden Kedua RI, Jenderal Besar HM Soeharto.

Paket Ramadan tersebut dibagikan melalui putrinya, yakni Siti Hediati Haryadi atau akrab disapa Titiek Soeharto pada Jumat (22/5/2020) di area kontrakan Paguyuban Boneka Seni TMII, di gang Hikmah sekitaran pintu 2 TMII bawah.

Paket Ramadan itu juga diberikan kepada Paguyuban Pedagang Jamu Gendong TMII yang mengontrak di sekitaran area tersebut.

Semenjak munculnya pandemi Corona atau Covid-19, mereka mengaku tidak  bisa lagi mendapatkan penghasilan sebagaimana biasa, akibat TMII ditutup sementara mengikuti anjuran pemerintah terkait Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Koordinator Paguyuban Boneka Seni TMII, Maman Setiawan, mengucapkan terima kasih atas bantuan paket Ramadan yang diberikan keluarga besar Pak Harto.

Apalagi menurutnya, ini bulan suci Ramadan dan menjelang lebaran 1441 Hijriah, tentu paket Ramadan ini sangat membantu meringankan beban hidup mereka.

“Sejak 23 Maret, TMII tutup sementara hingga saat ini, mereka tidak kerja, tidak dapat pemasukan,” kata Maman kepada Cendana News, ditemui di lokasi kontrakan Paguyuban Boneka Seni TMII pada Jumat (22/5/2020).

Maman tidak tahu hingga kapan wabah Covid-19 berakhir sehingga TMII bisa buka kembali, dan mereka bisa mengais rejeki dengan menghibur pengunjung dalam balutan kostum boneka seni khas Nusantara.

Dalam kondisi sulit seperti ini menurutnya, bantuan paket Ramadan  ini sangat bermanfaat sekali.

“Di masa sulit ini, paket Ramadan dari Ibu Titiek Soeharto dan Keluarga Cendana sangat bermanfaat bagi mereka, karena bisa meringankan beban kebutuhan hidup sehari-hari. Kami sangat bersyukur dan terima kasih sudah diperhatikan oleh keluarga besar Pak Harto,” ujarnya.

Sosok Pak Harto dan Ibu Tien Soeharto di mata Maman adalah pemimpin bangsa yang baik dan sangat memperhatikan rakyat kecil seperti para pemain boneka seni.

“Pak Harto dan Ibu Tien Soeharto sangat peduli dan perhatian pada rakyat kecil. Kami bersyukur dengan dibangunnya TMII, bisa kerja di sini mencari makan. Pak Harto juga berpesan agar paguyuban ini jangan punah dan terus melestarikan budaya bangsa,” ungkapnya.

Erni, salah satu anggota Paguyuban Boneka Seni TMII mengaku sangat senang dapat bantuan paket Ramadan ini. Pasalnya, sejak TMII tutup sementara dalam upaya pencegahan penularan virus Covid-19, dia bersama teman-temannya tidak kerja lagi, sehingga tidak ada pemasukan.

Siti Hediati Haryadi atau Titiek Soeharto membagikan paket Ramadan kepada Erni, Jumat (22/5/2020). Foto: Sri Sugiarti

Padahal kalau kerja menghibur pengunjung, sehari bisa mencapai Rp 100.000-Rp 150.000. Tapi sejak TMII tutup sementara pendapatan pun kandas.

“Kalau lagi ramai pengunjung ya bisa dapat Rp 100 ribu-Rp 150 ribu. Tapi ya kadang sehari itu nggak dapat uang. Dan saya tetap bersyukur, dinikmati saja,” ujar Erni kepada Cendana News.

Dalam kondisi terdampak wabah Covid-19, bantuan paket Ramadan dari keluarga Cendana menurutnya, sangat bermanfaat  untuk mencukupi kebutuhan keluarga.

“Terima kasih Ibu Titiek Soeharto, telah langsung memberikan paket Ramadan ini pada kami. Sangat bangga sudah diperhatikan, semoga paket Ramadan ini berkah untuk saya dan keluarga juga keberkahan berlimpah untuk keluarga Cendana,” ujar wanita 49 tahun, ini.

Erni juga mengucapkan terima kasih karena telah diberikan lahan untuk mengais rejeki di TMII.

Bagi Erni, sosok Pak Harto dan Ibu Tien Soeharto sangat baik sekali peduli terhadap rakyat kecil.

“Pak Harto dan Ibu Tien Soeharto adalah pahlawan bagi kami. Saya tidak akan melupakan jasa-jasanya untuk rakyat kecil, telah membolehkan kami cari rejeki,” ujar ibu lima anak ini.

Erni mengaku punya pengalaman indah saat ulang tahun TMII, disapa Pak Harto dengan terus menebarkan senyum khasnya.

“Senyum dan lambaian tangan Pak Harto kepada kami saat ulang tahun TMII itu, berkesan sekali. Beliau, pemimpin bangsa yang sangat perlu diteladani, dan Bapak pejuang rakyat kecil,” ujar Erni.

Dalam doanya, Erni memohon kepada Allah SWT agar almarhum Pak Harto dan almarhumah Ibu Tien Soeharto diterima amal ibadah dan diampuni dosa-dosanya.

“Semoga almarhum Pak Harto dan almarhumah Ibu Tien Soeharto ditempatkan di surga. Aamiin,” ucapnya lirih.

Teruntuk keluarga Cendana, Erni juga mendoakan agar senantiasa dilimpahkan nikmat sehat dan rejeki oleh Allah SWT.

“Ibu Titiek Soeharto dan keluarga besar Cendana semoga sehat selalu, dilimpahkan rejeki dan selalu dilindungi oleh Allah SWT,” ujarnya.

Karti, salah satu anggota Paguyuban Pedagang Jamu Gendong TMII juga  berterima kasih telah diberikan paket Ramadan oleh Ibu Titiek Soeharto.

Karti, salah satu anggota Paguyuban Pedagang Jamu Gendong TMII saat ditemui di gang Hikmah sekitaran pintu 2 TMII bawah, Jakarta, Jumat (22/5/2020). Foto: Sri Sugiarti

“Alhamdulillah sembako ini sangat bermanfaat buat saya di masa sulit ini. Terima kasih Ibu Titiek Soeharto, kami sudah diperhatikan,” imbuhnya.

Karti mengaku sangat rindu dengan sosok Pak Harto dan Ibu Tien Soeharto, pemimpin bangsa yang perhatian terhadap rakyatnya.

“Pak Harto itu Presiden yang bisa bikin rakyat tentram. Kebutuhan hidup harganya murah. Kalau sekarang semua serba mahal, ekonomi makin tertekan sangat terasa,” ujarnya.

Karti juga mengenang pertemuan dengan Ibu Tien Soeharto saat perayaan ulang tahun TMII.

“Dulu kalau ulang tahun TMII, kita diundang, senang banget bertemu Ibu Tien Soeharto, disapa dan semua padagang jamu gendong dikasih hadiah  kebaya dan bingkisan,” ujar Karti.

BonekacendanaCovidJakartarakyatramadanSembakoSenisoehartotamanTMII
Comments (0)
Add Comment