23.092 Peserta SNMPTN Perebutkan Kuota 4.044 Kursi Undip

Redaktur: Muhsin Efri Yanto

SEMARANG — Sebanyak 23.092 peserta bersaing memperebutkan kuota 4.044 calon mahasiswa baru Undip dari jalur Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2020.

Ketua LP2MP Undip, Dr Setia Budi Sasongko memaparkan, pelaksanaan UTBK SBMPTN 2020 dilaksanakan dalam dua tahap, dengan total sebanyak 38 sesi ujian, saat ditemui di kampus Undip Tembalang Semarang, Minggu (5/7/2020). Foto Arixc Ardana

Berdasarkan SK Rektor Undip Nomor 35/UN7.P/HK/2020 tentang Penetapan Daya Tampung Mahasiswa Baru Program Sarjana Tahun Akademik 2020/20201, Undip menerima sebanyak 10.110 mahasiswa baru. Jumlah tersebut, terdiri dari jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 3.041, SBMPTN 4.044, serta Ujian Mandiri yang terdiri dari kelas reguler 2.675 dan internasional 350 mahasiswa.

“Pelaksanaan seleksi penerimaan pada jalur SBMPTN dimulai pada hari ini, Minggu (5/7/2020). Dengan menggunakan sistem ujian tertulis berbasis komputer (UTBK), dari Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) yang digelar serentak secara nasional. Untuk di Undip, proses pelaksanannya dilakukan di kampus Pleburan dan Tembalang, ” papar Rektor Undip Prof Yos Johan Utama di Semarang, Minggu (5/7/2020).

Dipaparkan, peserta UTBK SBMPTN tersebut terdiri dari pendaftaran reguler sebanyak 81,74 persen dan jalur Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K) sebesar 18,28 persen.

“KIP-K ini dulu dikenal dengan sebutan jalur Bidikmisi, yang diperuntukan bagi calon mahasiswa yang tidak mampu secara ekonomi. Ini sesuai syarat kuliah di Undip, siapa saja bisa dan boleh asal pintar, kalau tidak mampu secara ekonomi nanti akan kita bantu mencarikan solusinya,” lanjutnya.

Sementara, Ketua Lembaga Pengembangan dan Penjaminan Mutu Pendidikan (LP2MP)Undip, Dr Setia Budi Sasongko memaparkan, pelaksanaan UTBK SBMPTN 2020 dilaksanakan dalam dua tahap, dengan total sebanyak 38 sesi ujian.

“Tahap I pada 5 – 12 Juli 2020 dan tahap II, 20-29 Juli 2020. Setiap hari diadakan dua sesi ujian, kecuali hari Jumat hanya satu sesi. Sesi I dimulai pukul 09.00 WIB- 11.15 WIB, sesi II pada pukul 14.00 WIB – 16.15 WIB,” terangnya.

Dijelaskan, dalam pelaksanaan UTBK tersebut, Undip menyediakan sebanyak 995 komputer yang tersebar di 64 ruangan di kampus Pleburan dan Tembalang. “Masing-masing ruangan in berada di berbagai gedung fakultas yang ada di Undip, termasuk di gedung ITC Kampus Tembalang,”lanjutnya.

Budi memaparkan, kapasitas komputer yang ada di Undip sebenarnya dua kalinya, namun karena penerapan protokol kesehatan dalam menjaga jarak, komputer yang digunakan hanya satu dari setiap baris tempat duduk.

“Dalam pelaksanaan UTBK ini, kita terapkan protokol kesehatan, baik bagi peserta atau pun petugas yang bekerja. Termasuk dalam penggunaan komputer, satu baris kursi ada dua komputer, namum hanya kita gunakan satu. Selain itu kita juga siapkan tenaga medis, termasuk mobil ambulance untuk berjaga-jaga, dalam menghadapi setiap kendala kesehatan yang terjadi,” pungkasnya.

JatengsemarangUndip
Comments (0)
Add Comment