Hasil ‘Swab Test’ di Banyumas, 19 Orang Positif Covid-19

Editor: Makmun Hidayat

PURWOKERTO — Sampai saat ini Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Banyumas sudah melakukan swab test sebanyak 1.400 orang. Dari jumlah tersebut, yang dinyatakan positif Covid-19 sebanyak 19 orang, atau baru 2,08 persen dari hasil yang sudah keluar.

Kepala Dinkes Kabupaten Banyumas, Sadiyanto mengatakan, hasil swab test yang sudah keluar sebanyak 911 orang dan dari jumlah tersebut, sebanyak 19 orang terkonfirmasi positif Covid-19.

“Jadi untuk sementara positif rate Covid-19 di Banyumas ada 2,08 persen,” terangnya, Rabu (15/7/2020).

Sampai saat ini masih ada 489 orang yang masih menunggu hasil swab test.

Sementara itu, Kasubag Dokumentasi Pimpinan Setda Banyumas, Parsito mengatakan, untuk lingkungan Setda Banyumas dan Sekretariat Dewan (Setwan) hasilnya sudah keluar dan seluruhnya dinyatakan negatif. Hanya saja tidak semua pegawai ikut swab test.

“Ada yang pas tidak masuk kerja, ada juga yang berhalangan hadir, sehingga tidak semua pegawai mengikuti swab test. Total yang ikut hanya 158 orang,” jelasnya.

Padahal pada awalnya ditargetkan ada 200 orang yang mengikuti swab test. Dengan perincian, pegawai di Setda Banyumas ada 148 orang dan di Sekretariat Dewan ada 52 orang. Namun, pada saat pelaksanaan hanya 158 orang yang mengikuti swab test.

Sementara itu, sebelumnya Bupati Banyumas, Achmad Husein mengatakan, pihaknya mentargetkan melakukan swab test sebanyak 24.000 orang. Hal tersebut untuk lebih memaksimalkan upaya pencegahan penyebaran Covid-19 dan menjaring Orang Tanpa Gejala (OTG).

“Kendalanya memang masih pada pemeriksaan hasil swab test, karena ada keterbatasan di Banyumas, sehingga masih ada yang kita kirimkan ke Yogyakarta. Dan tentu saja hasilnya menjadi lebih lama kita terima,” katanya.

Terkait adanya 6 pedagang pasar tradisional yang terkonfirmasi positif Covid-19, Bupati menyatakan, saat ini tim Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 sedang menyiapkan swab test untuk para pedagang pasar tradisional. Seperti Pasar Ajibarang. Pasar Sokaraja, Pasar Wangon dan lain-lain.

Untuk Pasar Wage sendiri yang terdapat 5 kasus positif, sudah dilakukan penutupan dan seluruh pedagang akan dilakukan swab test, Sedangkan untuk Pasar Manis yang ditemukan 1 kasus positif, akan dilakukan penambahan swab test untuk para pedagang.

“Untuk para pedagang pasar tradisional, terutama Pasar Wage dan Pasar Manis, semuanya akan di-swab test, saya tidak peduli berapa pun biayanya, ini demi upaya pencegahan. Dan untuk pasar-pasar tradisional lainnya juga akan dilakukan swab test secara bertahap,” pungkasnya.

Dinkes BanyumasJatengPositif Covid-19Swab Test
Comments (0)
Add Comment