Jelang Ajaran Baru, Sekolah di Pelosok Banjarnegara Gelar Pemeriksaan Kesehatan

Redaktur: Muhsin Efri Yanto

BANJARNEGARA — Menjelang dimulainya tahun ajaran baru, SMP Cokroaminoto Punggelan, Kabupaten Banjarnegara melakukan pemeriksaan kesehatan bagi para siswa serta masyarakat sekitar. Sekolah yang jauh dari fasilitas kesehatan ini ingin memastikan seluruh siswa dan guru dalam kondisi sehat saat memulai aktivitas belajar-mengajar.

Kepala SMP Cokroaminoto Punggelan, Kabupaten Banjarnegara, Sigit Sarengat di sekolah, Minggu (5/7/2020). (FOTO : Hermiana E.Effendi)

Kepala SMP Cokroaminoto Punggelan, Sigit Sarengat mengatakan, selama dua hari yaitu Sabtu-Minggu (4-7 Juli 2020), sekolah menjadi posko kesehatan, tempat para siswa serta masyarakat sekitar bisa memeriksakan diri secara gratis.

“Kami ingin memastikan, saat kegiatan belajar mengajar dimulai nanti, semua dalam kondisi sehat, baik siswa maupun guru. Untuk masyarakat sekitar juga kita buka pemeriksaan kesehatan gratis, karena mereka juga bagian dari lingkungan sekolah, sehingga kesehatan mereka juga penting bagi warga sekolah,” kata Sigit, Minggu (5/7/2020).

Pemeriksaan kesehatan ini dilakukan pihak SMP Cokroaminoto Punggelan dengan menggandeng Rumah Sakit Islam Banjarnegara. Menurut Sigit, lamanya aktivitas belajar siswa di rumah, membuat pihak sekolah tidak mengetahui kondisi kesehatan para siswanya. Terlebih di tengah pandemi Covid-19 ini, maka pihaknya berkepentingan untuk memastikan semua siswa dan guru dalam kondisi sehat.

“Memang belum ada kepastian apakah tahun ajaran baru pertengahan bulan Juli ini akan mulai dilakukan pembelajaran tatap muka atau belum, namun jika nanti Dinas Pendidikan memutuskan memperbolehkan belajar di sekolah kembali, maka kita sudah pastikan semua dalam kondisi sehat,” jelasnya.

Pada kesempatan tersebut, Direktur Rumah Sakit Islam Banjarnegara, dr Agus Ujianto menyampaikan, pihaknya menyambur baik pembentukan pos kesehatan di sekolah di tengah pandemi ini. Pihak Rumah Sakit Islam sendiri sudah membentuk beberapa posko kesehatan di sekolah, seperti di Madrasah Ibtidaiyah Lebakwangi Kecamatan Pagedongan, kemudian di Pondok Pesantren Tanbihul Ghofiliin Mantrianom dan Pondok Pesantren Al Fatah Banjarnegara.

“Adanya jejaring kesehatan di sekolah semacam ini, merupakan cita cita kami, ini bentuk pengabdian promosi hidup sehat, di sekolah, serta di pondok pesantren. Awalnya memang baru pos kesehatan, namun tidak menutup kemungkinan bisa meningkat menjadi klinik dan seterusnya,” tuturnya.

Dokter Agus juga berharap, pos kesehatan di sekolah ini bisa menjalin hubungan baik dengan bidan desa, puskesmas, dinas kesehatan dan fasilitas kesehatan lainnya. Ini penting sebagai jejaring untuk ke depannya.

Kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis di SMP Cokroaminoto Punggelan ini juga mendapat apresiasi dari Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Banjarnegara, Noor Tamami. Adanya posko kesehatan di sekolah ini, kata Noor Tamami, bisa mengontrol kondisi kesehatan warga sekolah dan masyarakat sekitar.

“Biasanya di sekolah hanya ada unit kesehatan sekolah (UKS), tetapi di SMP Cokroaminoto Punggelan ini membuat loncatan dengan langsung membuka posko kesehatan yang menggandeng pihak rumah sakit. Semoga sekolah yang lain bisa segera meniru,” katanya.

Dari pemeriksaan yang dilakukan tenaga medis dari Rumah Sakit Islam Banjarnegara, dari puluhan warga yang memeriksakan diri, sebagian besar keluhan meriang dan sakit mata. Beberapa siswa juga ada keluhan sakit mata.

banjarnegaraJatengPunggelan
Comments (0)
Add Comment