Kreasi Limbah Kertas, Kelola Sampah jadi Barang Ekonomis

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

SEMARANG – Ide kreatif, senantiasa diperlukan untuk menghasilkan karya yang unik dan menarik. Tidak terkecuali dalam pengelolaan sampah. Terutama, tentang bagaimana mengolah limbah, menjadi sesuatu yang bernilai ekonomis.

Hal tersebut ditunjukkan Andik Sismanto, melalui usaha perlengkapan ulang tahun yang dirintis, dirinya mampu menyulap beragam limbah kertas menjadi berbagai produk kreasi.

“Melalui usaha Mila Gift, bersama istri, saya merintis usaha tentang beragam produk suvenir untuk acara ultah, pernikahan dan kegiatan lainnya. Mulai dari celengan karakter, pinata, topi ultah, bingkisan snack, hingga standing karakter,” paparnya, saat ditemui di tempat usaha, Jalan Taman Durian II/2 Banyumanik Kota Semarang, Rabu (15/7/2020).

Beragam kreasi celengan, yang dibuat dari limbah roll atau selongsong MMT, yang dihasilkan Andik Sismanto, Rabu (15/7/2020) Foto: Arixc Ardana

Dipaparkan, di antara kreasi produk tersebut, terdapat celengan karakter, yang dibuat dengan menggunakan produk daur ulang berupa selongsong limbah kertas.

“Selongsong atau gulungan kertas tebal ini, sebelumnya digunakan sebagai penggulung MMT atau spanduk plastik, ketika plastik MMT-nya sudah habis digunakan, selongsongnya dibuang. Selongsong ini, yang kemudian saya manfaatkan untuk pembuatan celengan karakter,” terangnya.

Andik mengaku tertarik memanfaatkan selongsong limbah MMT tersebut, karena selama ini barang tersebut hanya dibuang dan tidak dimanfaatkan.

“Selama ini limbah ini hanya dibuang, dan tidak dimanfaatkan. Lalu terpikirkan, kenapa tidak dikreasikan menjadi produk lain yang bernilai ekonomis. Selain menyelesaikan persoalan sampah yang ada di lingkungan, juga mampu menghasilkan uang,” jelasnya.

Bapak tiga anak iin mengaku tidak sulit membuat celengan karakter dari limbah selongsong kertas tersebut. Langkah pertama, roll atau selongsong limbah MMT tersebut dipotong sesuai ukuran, yakni sepanjang 15 cm atau 20 cm.

“Ukuran tergantung permintaan konsumen. Setelah dipotong, selongsong ini kemudian dibalut atau dilapisi, dengan dengan kertas art paper, yang sudah dicetak gambar sesuai dengan tema pesanan. Seringnya dipasang tokoh karakter, hingga foto dari anak yang berulang tahun,” jelasnya.

Dijelaskan, kertas yang digunakan jenis glosy, agar hasilnya lebih bagus. Setelah selesai, lalu diberi tutup bawah dan atas.

“Tutup dari bahan yellow board jadi lebih tebal. Tidak lupa di bagian tutup bagian atas, kita beri lubang untuk memasukkan uang, sebagaimana fungsi celengan,” jelas Andik.

Selain dari roll bekas MMT, celengan dari limbah kertas ini juga bisa menggunakan roll bekas gulungan kain, atau produk lainnya, asal berbentuk silinder.

“Asal berbentuk silinder, roll bekas apa saja bisa digunakan sebagai celengan, asal bahannya tebal dan kuat, sehingga tidak mudah rusak. Selain menggunakan kertas berkarakter, dalam pelapisannya juga bisa memakai kain perca, atau kain flanel yang sudah dihias,” jelasnya.

Dipaparkan, harga jual rata-rata celengan suvernir dari limbah kertas tersebut, Rp 10 ribu per buah. “Pemesanan seringkali untuk suvenir ulang tahun. Konsumen tidak hanya dari wilayah Semarang, namun juga kota-kota sekitar, seperti Demak, Kudus, Kendal. Bahkan beberapa kali juga mengirimkan ke luar Jawa, seperti Palangkaraya dan Makasar. Jika tertarik, bisa melihat di akun instragam @mila_gift_souvenir_ultah,” tandasnya.

Sementara, salah seorang konsumen, Restu Wardani, mengaku tertarik untuk membeli celengan karakter dari daur ulang limbah kertas tersebut, karena penampilannya menarik dan unik.

“Dibanding dengan celengan serupa dari bahan kaleng, saya lebih suka yang dari limbah roll MMT, karena unik, bisa dipesan dan ditempel karakter sesuai keinginan kita. Termasuk foto diri dan karakter lainnya. Saya beli buat kado ultah anak saya,” terangnya.

Tidak hanya sekedar hadiah, dirinya pun berharap dengan kado celengan tersebut, mampu menumbuhkan kebiasaan anak untuk gemar menabung.

“Jadi selain hadiah, juga mengedukasi anak untuk belajar menabung, yang ke depannya juga berguna bagi dirinya,” pungkasnya.

JatengkreasiLimbahSampah
Comments (0)
Add Comment