Matawolot di Sorong Pusat Pertanian Ubi Jalar

SORONG – Pemerintah Kabupaten Sorong, Provinsi Papua Barat, menjadikan Kelurahan Matawolot Salawati sebagai pusat pertanian ubi jalar, guna memenuhi kebutuhan pangan wilayah Sorong Raya.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sorong, Johny Penda, mengatakan ada 54 hektare lahan pertanian ubi jalar di Kelurahan Matawolot, untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat wilayah Sorong Raya.

Menurut dia, tanaman ubi jalar yang dikembangkan petani di Kelurahan Matawolot sudah panen seluas 10 hektare, dan akan terus dikembangkan dengan menggunakan anggaran dana perimbangan APBN.

Pengembangan tanaman ubi jalar di kelurahan tersebut juga bersumber dari APBD Provinsi Papua Barat dan APBD Kabupaten Sorong pada Dinas Pertanian.

“Kami bersyukur dan berterima kasih kepada Gubernur dan Bupati Sorong, karena anggaran pengembangan tanaman ubi jalar tahun ini tidak dipangkas untuk penanganan wabah Covid-19, sehingga program peningkatan produksi pertanian ubi jalar tetap berlanjut,” ujarnya.

Ia menjelaskan, jenis paritas ubi jalar yang dikembangkan saat ini adalah jenis baru paritas beta satu, yang dapat menghasilkan 22 ton per hektare. Paritas ubi jalar ini kualitas produksi tertinggi dari jenis Solosa dan Patipi yang dikembangkan oleh petani selama ini.

“Paritas ubi jalar jenis jenis Solosa dan Patipi yang dikembangkan oleh petani Kabupaten Sorong, selama ini hanya dapat menghasilkan 18-20 ton per hektare,” ujarnya.

Ditambahkan, bahwa pemerintah daerah juga mencari peluang pasar sehingga hasil produksi ubi jalar petani dapat dipasarkan dengan baik dan petani tidak rugi. (Ant)

PanganPapuasorongubi
Comments (0)
Add Comment