Pastikan Penerapan Protokol Kesehatan, Semarang Zoo Dibuka Kembali

Redaktur: Muhsin Efri Yanto

SEMARANG — Tidak hanya menerapkan protokol kesehatan, wahana baru juga dihadirkan, seiring dibukanya kembali Kebun Binatang (Bonbin) Mangkang. Pengunjung kebun binatang terbesar di Semarang tersebut juga dimudahkan dengan pembelian tiket secara non tunai.

Kadisbudpar Kota Semarang Indriyasari, memaparkan, semua tempat hiburan dan wisata yang telah mendapatkan rekomendasi dari Disbudpar harus menerapkan protokol secara ketat, saat ditemui di Semarang, Rabu (15/7/2020). foto Arixc Ardana

“Mulai hari ini, kita beroperasi kembali, setelah mendapat rekomendasi dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Semarang. Selama lebih dari tiga bulan tidak beroperasi, kita juga lakukan perbaikan dan pembenahan, termasuk wahana permainan baru,” papar Kepala Divisi Operasional Semarang Zoo, Bogi Fatoni di Semarang, Rabu (15/7/2020).

Dijelaskan, pembukaan kembali kebun binatang ini tentu dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Pengunjung yang akan masuk, terlebih dahulu diminta untuk cuci tangan di tempat yang telah tersedia. Petugas juga akan memeriksa suhu tubuh setiap pengujung.

“Dipastikan suhu mereka tidak lebih dari 37,5 derajat Celcius. Seluruh pengunjung juga harus mengenakan masker dan tidak boleh berada dalam kondisi sakit,” ujarnya.

Tidak hanya itu, area antrean tiket masuk pun sudah di beri tanda jaga jarak antar pengunjung. Di beberapa titik area ticketing juga disediakan hand sanitizer.

Sementara, di dalam lokasi Semarang zoo, di setiap kandang binatang juga diberi penanda jarak, agar para pengunjung tidak saling berdekatan ketika melihat hewan. “Termasuk juga, di setiap bangku pun telah ditandai agar physical distancing terlaksana,” ujarnya.

Pihaknya pun menyediakan fasilitas pembayaran nontunai, untuk mendukung penerapan protokol kesehatan di tengah pandemi Covid-19. “Sementara, untuk harga tiket naik, dari
semula Rp 15 ribu, menjadi Rp 20 ribu. Namun dengan kenaikan tiket ini, pengunjung bebas mencoba satu permainan di wahana baru kami, yakni Play-Play Semarang Zoo,” terangnya.

Ditambahkan,saat ini di Semarang Zoo terdapat 281 koleksi satwa dari 51 spesies yang ada. “Selain terdapat wahana baru Play Play, koleksi kami yang terbaru adalah adanya dua anak harimau Benggala yang baru lahir, dan Unta dari hasil pertukaran dengan bonbin lain di Indonesia,” pungkasnya.

Sementara, Kadisbudpar Kota Semarang Indriyasari, memaparkan, semua tempat hiburan dan wisata yang telah mendapatkan rekomendasi dari Disbudpar harus menerapkan protokol secara ketat.

“Mulai dari pengunjung datang dan parkir sudah diarahkan untuk cuci tangan dulu, dicek suhu dan menggunakan hand sanitizer. Untuk di Semarang Zoo, pembelian tiket dilakukan secara non tunai tanpa bersentuhan tangan, dengan pakai vending machine atau mesin penjual otomatis, dan ini satu-satunya di Indonesia,” katanya.

Sejauh ini ada 140 tempat hiburan dan wisata yang mengajukan rekomendasi, sebanyak 59 di antaranya, sudah telah mendapatkan rekomendasi.

“Pengawasan tempat wisata milik pemkot dan swasta sama. Milik pemkot kami buka terakhir karena kami ingin menyiapkan sebaik mungkin agar menjadi contoh yang baik,” pungkasnya.

JatengsemarangSEmarang Zoo
Comments (0)
Add Comment