Transaksi ‘Online’ Jaga Penjualan Mekarsari Tetap Positif

Editor: Makmun Hidayat

BOGOR — Sistem penjualan online yang dilakukan Taman Buah Mekarsari jauh sebelum masa pandemi Covid-19 terjadi, terbukti menjadi sektor positif. Karena, sistem penjualan online yang selama ini dilakukan ternyata mampu mengadaptasi kebutuhan masyarakat selama masa pembatasan sosial diberlakukan. 

Marketing Communication Taman Buah Mekarsari Firman Setiawan menyatakan sistem penjualan online sudah dilakukan Taman Buah Mekarsari sejak lama.

“Walaupun kita memang ada penjualan langsung kepada pengunjung, tapi selama ini Taman Buah Mekarsari memang sudah melakukan penjualan online. Terutama bagi para pelanggan yang memang secara rutin membutuhkan produk kita,” kata Firman saat ditemui di Taman Buah Mekarsari, Bogor, Jumat (24/7/2020).

Ia menyatakan penjualan tetap berjalan seperti biasa karena panen di kebun tidak bisa ditahan.

Kan panen gak bisa di-hold, jadi kita tetap melakukan penjualan yang difokuskan secara online. Dan hasilnya positif,  sangat bagus sebenarnya,” ujar Firman sambil tertawa.

Salah satu flier penjualan online Taman Buah Mekarsari yang disebarkan di seluruh sosmed milik TBM, Jumat (24/7/2020). -Foto: Ranny Supusepa

Dengan diberlakukannya pembatasan sosial, lanjutnya, masyarakat menjadi tidak bebas dalam melakukan aktivitas.

“Sehingga melakukan pembelian secara online merupakan pilihan bijaksana dalam kondisi seperti ini. Jadi program jualan online kita untuk buah dan bibit yang sudah kita lakukan sebelumnya, menjadi sektor positif,” imbuhnya.

Sistem penjualan yang dipilih Taman Buah Mekarsari tetap berfokus pada penjualan online mandiri. Walaupun, kerja sama dengan beberapa provider online juga ada. Selain itu, Taman Buah Mekarsari tetap menyediakan penjualan offline bagi masyarakat sekitar di gerbang Taman Buah Mekarsari.

“Kita genjot penjualan mandiri. Artinya kita yang melakukan penawaran sendiri menggunakan kanal dan sosmed kita sendiri. Ada sih penjualan online kita yang menggunakan e-commerce, tapi tetap fokus pada yang mandiri,” ucap Firman.

Penjualan buah online selama masa pembatasan sosial masih pada buah komersial, seperti melon.

“Kalau untuk buah langka memang masih jarang. Paling kepel, yang dipesan. Yang banyak masih buah komersial. Melon itu yang paling laris. Ada juga pemesanan abiu, yang sudah lama kita sosialisasikan,” ucapnya lebih lanjut.

Untuk pemesanan tanaman hias, Firman menyebutkan, masih dilakukan para pehobi tanaman hias saja.

“Bibit buah masih unggulan, dibandingkan tanaman hias. Kita juga menggenjot sektor vertikultur untuk target penjualan,” pungkasnya.

bogorJabartaman buah mekarsariTransaksi Online
Comments (0)
Add Comment