Jumlah Penumpang KA di Daop 4 Semarang, Meningkat

Editor: Koko Triarko

SEMARANG – Kebijakan new normal di bidang transportasi, berdampak positif dalam peningkatan jumlah penumpang kereta api. Meski untuk dapat menggunakan layanan tersebut, masyarakat harus memenuhi persyaratan perjalanan hingga protokol kesehatan yang ketat.

“PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 4 Semarang mencatat kenaikan sebesar 181 persen jumlah penumpang, dari bulan Juni sampai Juli. Pada bulan Juni jumlah penumpang yang menaiki kereta dari wilayah kita 28.344 orang. Sedangkan bulan Juli jumlah penumpang 79.708 orang,” papar Executive Vice President (EVP) PT KAI Daop 4 Semarang, Muhammad Nurul Huda, di Semarang, Selasa (4/8/2020).

Kenaikan volume pelanggan tersebut, menunjukkan kepercayaan masyarakat terus tumbuh terhadap layanan KAI di tengah pandemi saat ini.

“Peningkatan tersebut dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti menghadirkan diskon tiket, undian berhadiah, libur hari raya Iduladha, penambahan jadwal perjalanan secara bertahap, dan hadirnya layanan Rapid Test Covid-19 dengan harga terjangkau di stasiun Tawang,” lanjutnya.

Di satu sisi, kenaikan jumlah penumpang tersebut, juga berbanding lurus dengan penambahan jumlah KA yang diaktifkan.

“Kenaikan jumlah frekuensi KA sebesar 65 persen, sebagai gambaran, jumlah KA yang dijalankan di bulan Juni sebanyak 20, kemudian meningkat menjadi 33 KA pada bulan Juli. Serta pada Agustus ini kita tambah lagi dua KA yang kembali aktif, yakni KA Harina dan KA Matarmaja,” tambahnya.

Sementara, Manajer Humas PT KAI Daop 4 Semarang, Krisbiyantoro, menambahkan, layanan rapid test yang disedakan di Stasiun Tawang Semarang, juga mendapat apresiasi dari calon penumpang.

Dari data per 3 Agustus 2020, ada 534 calon penumpang atau sekitar 106 orang tiap harinya yang menggunakan layanan rapid test di Stasiun Tawang.

“Layanan ini kita mulai berikan sejak 30 Juli 2020 lalu. Respons calon penumpang sangat antusias, sebab biaya yang dikeluarkan untuk rapid juga terjangkau, hanya Rp85 ribu, lebih murah jika dibanding rapid mandiri ke rumah sakit,” terangnya.

Sementara, terkait penambahan KA yang dioperasikan kembali, pada Agustus 2020 ini diharapkan dapat meningkatkan konektivitas dan mobilitas masyarakat dalam rangka pemulihan ekonomi nasional, namun dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

“Ada tujuh KA jarak jauh yang diaktifkan kembali pada Agustus ini, namun hanya dua yang melintas di wilayah Daop 4 Semarang, yakni KA Harina (Bandung – Surabaya Pasar Turi) dan KA Matarmaja (Pasar Senen – Malang),” tambah Krisbiyantoro.

Di satu sisi, meski sudah beroperasi kembali, namun kereta tersebut tidak melintas setiap hari. KA Harina arah ke Bandung, hanya jalan pada tanggal 9, 16, 23, 30 dan ke arah Surabaya pada tanggal 8, 15, 22, 29.

Sementara, KA Matarmaja arah ke Jakarta Pasar Senen jalan tanggal 2, 4, 6, 9, 11, 13, 16, 18, 20, 23, 25, 27, 30. Sedangkan Matarmaja arah ke Malang, jalan pada tanggal 3, 5, 7, 10, 12, 14, 17, 19, 21, 24, 26, 28, 31.

JatengKAkeretaNewnormalpenumpangsemarang
Comments (0)
Add Comment