Damandiri Tawarkan Kerja Sama Tanam Semangka Golden

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

CILACAP – Petani melon dan semangka di Kabupaten Cilacap mendapat tawaran kerja sama dari Yayasan Damandiri. Mereka diminta untuk menanam semangka golden jenis tertentu dan hasil panennya akan dibeli oleh Mekarsari.

Salah satu petani, Syariman mengatakan, jenis semangka yang akan ditampung hasil panennya oleh Mekarsari yaitu semangka golden yang kulit luarnya berwarna kuning dan dalamnya juga kuning, serta semangka yang kulitnya kuning dan isinya merah. Ukuran semangka minimal 2 kilogram per buah.

“Kemarin kita diberikan contoh bibitnya untuk ditanam, ada sekitar 15 bungkus bibit semangka golden dan sudah mulai ditanam oleh tiga orang petani di sini,” kata Syariman, Selasa (22/9/2020).

Menurut Syariman, ada dua orang dari pihak yayasan yang datang beberapa hari lalu dan menawarkan kerjasama tersebut. Namun, pembicaraan baru sebatas jenis semangka dan harga jual yang dipatok Rp 3.000 hingga Rp 5.000 per kilogram.

“Kalau saya bersedia sekali untuk menanam semangka golden, apalagi hasil panen sudah pasti dibeli oleh Mekarsari. Namun harus ada kontrak hitam di atas putih terlebih dahulu,” tuturnya.

Kontrak kerjasama dianggap penting oleh Syariman, mengingat semangka golden yang diinginkan Mekarsari, pangsa pasarnya terbatas. Sehingga jika tidak terbeli oleh Mekarsari, maka petani akan kesulitan menjual semangka jenis tersebut.

“Semangka yang banyak laku di pasaran itu semangka loreng yang dalamnya berwarna merah, jadi kalau semangka kuning itu pangsa pasarnya khusus,” jelasnya.

Syariman sendiri memiliki lahan seluas 1 hektare lebih. Selama ini lahan tersebut ditanami melon dan semangka. Ada sekitar 5.000 pohon melon dan 7.000 pohon semangka di lahannya yang terletak di Desa Rejasari, Kecamatan Langensari.

Sebelumnya Syariman sudah pernah menanam melon golden yang bibitnya diberikan oleh Yayasan Damandiri melalui KUD Mandiri Lestari Sejahtera di Desa Madura, Kecamatan Wanareja, Kabupaten Cilacap. Namun, penanaman melon golden tersebut tidak berlanjut, karena kurang cocok di lahan miliknya.

“Untuk melon golden, terakhir saya meminta agar kemasan bibitnya diperbaiki, karena bibit tanaman tidak boleh dipegang banyak orang sebelum ditanam. Hal tersebut akan berpengaruh terhadap kualitas tanaman. Jika kemasan bibit sudah dibuat tertutup rapat, saya bersedia untuk menanam melon golden kembali,” terangnya.

Sementara itu petani lainnya, Sukadi mengatakan, tawaran kerjasama untuk penanaman semangka golden mendapat sambutan antusias dari para petani di desanya. Menurutnya, semangka merupakan buah yang mudah dijual. Namun, jika hasil panennya ditampung semua oleh Mekarsari, maka akan lebih baik, sebab petani mendapat kepastian penjualan hasil panen.

“Kita sudah mulai menanam jenis semangka yang kemarin bibitnya diberikan, semoga hasilnya bagus dan memenuhi standar Mekarsari,” harapnya.

CerdasDamandiriDesaGoldenhektareJatengLestariMandirimekarsariMelonpetaniSemangkaYayasan
Comments (0)
Add Comment