Gairahkan Pariwisata, Negara Bagian Australia Cabut Pembatasan Perbatasan

SYDNEY – Negara bagian Queensland di Australia mencabut pembatasan perbatasan di dua negara bagian terpadat negara itu mulai Desember, kata Kepala Pemerintahan Queensland, Annastacia Palaszczuk pada Selasa. Hal itu untuk menggairahkan industri pariwisata.

Queensland, destinasi libur populer, menutup perbatasannya untuk pelancong dari New South Wales (NSW) dan Victoria pada Agustus setelah munculnya klaster-klaster COVID-19.

“Namun, NSW sejak itu mengalami masa sebulan tanpa kasus COVID-19, yang sumbernya tetap tidak diketahui dan pembatasan kedatangan dari Sydney akan dilonggarkan pada 1 Desember,” kata Palaszczuk.

Warga di Victoria, yang sebelumnya jadi sarang virus corona di negara itu, juga akan diterima jika negara bagian itu nihil kasus pada Rabu pekan ini, yang akan menandai 26 hari tanpa penularan komunitas.

“Queensland bagus untuk dikunjungi,” kata Palaszczuk kepada wartawan di Brisbane.

Pembatasan negara mulai dilonggarkan di seluruh negeri, membantu sektor perjalanan domestik dan perusahaan penerbangan lokal, Qantas Airways dan Virgin Australia.

Sementara itu, menurut pihak Qantas pelancong internasional harus diberi vaksin COVID-19, sebelum mereka terbang.

“Kami sedang mengubah syarat dan ketentuan untuk mengatakan, bagi pelancong internasional, kami meminta  untuk melakukan vaksinasi sebelum mereka naik pesawat,” kata Kepala Eksekutif Alan Joyce.

Australia menutup perbatasan internasionalnya pada Maret selama gelombang pertama pandemi dan saat ini mengharuskan pelancong yang kembali dari luar negeri untuk dikarantina selama dua minggu.

Negara itu melaporkan lebih dari 27.800 kasus COVID-19 dan 907 kematian sejak pandemi mulai. (Ant)

airwaysaustraliaCovidpandemiqantas
Comments (0)
Add Comment