Bantuan Rp2,4 juta Khusus Pedagang Pasar Kranji, Mulai Cair

Editor: Koko Triarko

BEKASI – Bantuan Presiden Produktif Usaha Mikro (BPUM) khusus bagi pedagang di Pasar Baru Kranji, Bekasi Barat, Kota Bekasi, Jawa Barat, sebesar Rp2,4 juta hari mulai cair.

“Hari ini sudah mulai cair, tapi baru 43 orang pedagang yang menginformasikan dari  total pengajuan pedagang di Pasar Kranji, untuk mendapat bantuan presiden tersebut,” ungkap Amas, Kepala Pasar Kranji kepada Cendana News, Selasa (15/12/2020).

Dikatakan, bahwa salah satu persyaratan dalam pencairan tersebut pedagang pasar harus membawa surat keterangan usaha (SKU). Surat tersebut memang sengaja tidak dikeluarkan di awal, karena untuk pendataan jumlah yang mendapatkan bantuan.

“Pedagang pasar kan harus urus SKU syarat pencairan. Jadi, saya tahu, mereka sudah cair apa belum, sampai sekarang memang baru 43 yang sudah cair dari 362 orang pedagang yang diajukan,” jelas Amas.

Menurutnya, pedagang pasar yang sudah mendapat konfirmasi seperti notifikasi dan lainnya, mereka diimbau langsung mengurus SKU. Hal tersebut juga sebagai dokumentasi pasar.

Amas juga berharap, yang belum mendapat pesan dari bank untuk bersabar, karena pencairan dilakukan bertahap dari jumlah yang diajukan. Ia juga menjelaskan, dari jumlah pengajuan ada kemungkinan data ditolak, sehingga tidak semua yang diajukan langsung diterima.

Hal senada juga disampaikan Sekretaris Rukun Warga Pasar Kranji (RWP), Sri Mulyono. Ia mengaku sudah mendapat informasi pencairan bantuan tunai presiden dari pengajuan yang telah dilakukan. Sesuai data verifikasi, persyaratan yang diajukan hanya 362 orang pedagang.

“Syaratnya, pedagang itu tidak pernah berurusan dengan bank atau KUR. Jadi, dari ribuan yang mengajukan diseleksi hasilnya hanya 362 orang pedagang,” jelasnya.

Dia berharap, semua yang diajukan tersebut bisa mendapatkan bantuan karena sudah melalui seleksi mengikuti persyaratan yang telah dijelaskan pihak bank. Meski demikian, Sri Mulyono mengaku tetap menerima jika tidak semua bisa dicarikan.

Untuk informasi, tambahnya, pedagang pasar bisa mengecek  ke eform.bri.co.id.bpum, dengan memasukkan kode NIK KTP. Nanti akan keluar penjelasan. Optimis bisa 99 persen cair semua, karena selama pandemi pedagang pasar baru sekali ini diberi bantuan langsung.

“Jadi ini bukan kami yang menentukan, semua sesuai data yang diajukan. Untuk itu, diharapkan pedagang pasar yang belum mendapat bisa bersabar, kemungkinan ada selanjutnya,” ujar Sri Mulyono.

bantuanbekasiBPUMJabarKranjiPasarPedagang
Comments (0)
Add Comment